0 menit baca 0 %

Semarak Tahun Baru Islam 1447 H: FORSIMAT Bangkinang Kota Umumkan Pemenang Lomba Pidato dan Asmaul Husna

Ringkasan: Bangkinang Kota ( Kemenag )--  Dua hari penuh semangat, syiar, dan ukhuwah mewarnai kegiatan FORSIMAT (Forum Silaturrahmi Majelis Taklim) Bangkinang Kota dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1447 H. Bertempat di Masjid Ar Rahman Pendopo, lomba Pidato Islami dan Asmaul Husna sukses digelar dengan...

Bangkinang Kota ( Kemenag )--  Dua hari penuh semangat, syiar, dan ukhuwah mewarnai kegiatan FORSIMAT (Forum Silaturrahmi Majelis Taklim) Bangkinang Kota dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1447 H. Bertempat di Masjid Ar Rahman Pendopo, lomba Pidato Islami dan Asmaul Husna sukses digelar dengan diikuti oleh 24 majelis taklim se-Kecamatan Bangkinang Kota.

Pada hari pertama, Sabtu (28/6), suasana khidmat dan penuh semangat terlihat dari para peserta Lomba Pidato Islami. Para ummahat tampil percaya diri, menyampaikan pesan moral, semangat hijrah, dan dakwah dengan bahasa yang menyentuh. Hari berikutnya, Ahad (29/6), giliran Lomba Asmaul Husna yang menghiasi masjid dengan lantunan nama-nama indah Allah yang menggugah hati.

Setelah seluruh penampilan usai, panitia pun resmi mengumumkan para juara. Berikut hasil lengkapnya:

Pemenang Lomba Pidato Islami Juara 1: MT At-Taqwa Langgini – Nilai 180, Juara 2: MT Nurul Ikhwan – Nilai 177, Juara 3: MT Babul Khairat – Nilai 170,  Harapan 1: MT At-Taqwa Kumantan – Nilai 167Harapan 2: MT Arofah – Nilai 165, Harapan 3: MT Zait Ibnu Sabit – Nilai 158

Pemenang Lomba Asmaul Husna

 Juara 1: MT Al-Hidayah – Nilai 195,5, Juara 2: MT Miftahul Jannah – Nilai 194,5, Juara 3: MT Ar-Rahman Pendopo – Nilai 194,  Harapan 1: MT Al-Ijtihad – Nilai 191,5, Harapan 2: MT At-Taqwa Langgini – Nilai 190,5,  Harapan 3: MT Babussalam – Nilai 190

Ketua Panitia, Iskandar, M.E.Sy., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas partisipasi serta semangat luar biasa dari seluruh majelis taklim.

 “Alhamdulillah, dua hari ini kita bukan hanya berlomba, tapi juga menguatkan silaturahmi dan menebar syiar Islam dengan cara yang indah. Semoga menjadi amal jariyah bagi kita semua,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa peran ibu-ibu majelis taklim dalam dakwah sangat besar. Mereka tidak hanya aktif belajar, tetapi juga mampu tampil dan menyampaikan pesan-pesan kebaikan di ruang publik.

Selamat kepada seluruh pemenang! Dan bagi yang belum menang, tetap semangat. Karena yang lebih utama dari lomba ini adalah niat, semangat, dan dakwah yang terus hidup. Pungkas Iskandar ( Fatmi )