0 menit baca 0 %

Semarakkan Tahun Baru 1432 Hijriyah, MAN 2 Taja Lomba Keagamaan

Ringkasan: Pekanbaru (Humas)- Menyambut tahun baru 1432 Hijriyah, MAN 2 Model Pekanbaru menggelar berbagai lomba keagamaan, seperti Lomba Kreasi Dakwah Islami (LKDI), Shalawat Badar dan Asma` ul Husna. Sementara itu pada puncak peringatan 1 Muharram 1432 H menampilkan kolaborasi seni baca Al-Qur` an, Nasyid, R...
Pekanbaru (Humas)- Menyambut tahun baru 1432 Hijriyah, MAN 2 Model Pekanbaru menggelar berbagai lomba keagamaan, seperti Lomba Kreasi Dakwah Islami (LKDI), Shalawat Badar dan Asma` ul Husna. Sementara itu pada puncak peringatan 1 Muharram 1432 H menampilkan kolaborasi seni baca Al-Qur` an, Nasyid, Rebana, dan pidato 3 bahasa bahasa arab, bahasa inggris dan Indonesia. Namun, inti peringatan tahun baru Islam adalah instropeksi diri. Demikian diungkapkan Kepala MAN 2 Model Pekanbaru, Drs H Muliardi M Pd, terkait dengan perayaan Tahun Baru Islam disekolah yang ia pempin. menurutnya, intinya pelaksanaan penyambutan tahun baru Islam tahun ini betul-betul kita arahkan untuk pemberian makna bagi para siswa agar lebih mengetahui, memahami tentang budaya dan latar belakang perjuangan Rasulullah SAW dalam menegakkan agamanya yang diawali dengan berhijrah dari Mekkah ke Madinah. Ini sebagai contoh tauladan bagi ummatnya agar senantiasa berhijrah dari yang kurang baik ke kondisi yang lebih baik. "Kita juga berharap para anak didik mengetahui dan bisa menghapal nama-nama bulan yang ada pada tahun Islam, disamping itu peringatan ini juga kita harapkan memotivasi anak-anak agar belajar lebih giat dan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, harapan kami dengan adanya semarak peringatan ini bisa menambah syi` ar Islam yang selaras dengan instruksi lisan Ka Kanwil Kemenag Provinsi Riau Drs H Asyari Nur SH MM beberapa hari yang lalu agar semua satker menyemarakkan peringatan tahun baru Islam ini dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan positif yang bisa menambah syi`ar Islam," terangnya. Muliardi menambahkan, pergantian tahun Islam harus diperingati untuk merefleksi amal dan dosa pada masa lalu, bukan untuk berlebih-lebihan dan foya-foya. Selain itu ini juga dilakukan agar ummat Islam mempunyai jati diri, lebih mencintai budaya dan agamanya yang bermartabat daripada budaya dan agama ummat lain yang keyakinannya berbeda. "Alhamdulillah sudah berjalan dengan baik, sebagaimana sudah kita instruksikan kepada Wakil Kepala bidang keagamaan untuk selalu proaktif dan kreatif dalam menyelenggarakan setiap kegiatan perayaan-perayaan hari besar Islam, kita selalu mensupport setiap kegiatan positif yang diadakan di MAN 2, dengan semaraknya peringatan hari ini kita mengharapkan kedepannya lebih semarak lagi di banding pada tahun ini, setidaknya setiap tahun harus ada peningkatan, karena pada tahun yang lalu kita tidak mengadakan pawai ta` aruf seperti hari ini, perlu juga kami himbau kepada seluruh civitas akademika yang ada di MAN 2 Model ini agar senantiasa selalu menjaga kekompakan dan ukhuwah Islamiyah sesame kita yang selama ini sudah kita terapkan, mohon kondisi ini bisa kita pertahankan dan tingkatkan, semoga MAN 2 Model Pekanbaru tetap terdepan untuk memajukan lembaga pendidikan keagamaan yang berada di bawah naungan Kementerian Agama Provinsi Riau dalam menuju Visi Riau 2020 yang cemerlang, gemilang dan terbilang," harapnya. Sementara itu, Koordinator Panitia Penyelenggara yang juga Waka Keagamaan MAN 2 Model Pekanbaru, M Zam, menuturkan, peringatan menyambut tahun baru Islam 1432 H di MAN 2 Model Pekanbaru diadakan pada pekan lalu disemarakkan dengan berbagai kegiatan dengan diawali dengan Pawai Ta`aruf yang dilakukan oleh seluruh siswa, guru dan karyawan yang mengambil reute start dari dalam kampus MAN 2 menuju Jalan Pattimura, selanjutnya kekampus SPN Pekanbaru Jalan WR Supratman tembus jalan Ronggo Warsito dan jalan Diponegoro berakhir di kampus MAN 2 Model Pekanbaru. "Setelah pawai ta` aruf acara dilanjutkan dengan acara Khatam Al-Qur,an bagi kelas XII yang di ikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI. Ini merupakan kegiatan rutin diadakan tiap tahun. Kegiatan ini untuk mendo` akan dan memberikan dukungan moril kepada siswa kelas XII dalam menghadapi UN serta sukses menggapai cita-cita setelah tamat dari MAN 2 ini," ungkap M Zam seraya menambahka kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ustad Mahfudz dari Ponpes Babussalam. Menurutnya, peringatan tahun baru Islam yang dirayakan tiap tahun dengan cukup meriah tersebut, dilatar belakangi oleh kondisi pemahaman ummat Islam terhadap pemaknaan pergantian tahun selama ini yang banyak keliru. Tujuan memperingati pergantian tahun ini sebetulnya merupakan suatu moment untuk refleksi diri, penghisapan diri dan memuhasabah diri tentang perjalanan hidup setahun belakangan, dengan pertambahan angka umur tahun ini, pada hakekatnya merupakan pengurangan umur yang kita miliki menurut konsep Islam, jadi dengan pergantian tahun ini mudah-mudahan kita bisa lebih menghisab diri atas perbuatan yang kita lakukan pada masa-masa yang lalu serta memperbaikinya. "Berapa amal dan dosa yang telah kita perbuat pada masa yang lalu yang belum sempat kita bertobat kepada ALLA SWT, maka hendaknya pada tahun baru 1432 H ini semua kesalahan masa lalu bisa kita perbaiki dan amal ibadah yang kurang bisa kita tingkatkan agar kita betul-betul menjadi orang beriman yang cerdas dan beruntung, kita juga ingin memberikan pengetahuan kepada para siswa kita bahwasanya tahun ummat Islam itu adalah tahun Hijriyah yang penghitungan awalnya di mulai pada masa Rasulullah SAW berhijrah dari Mekkah ke Madinah, disamping itu juga memberitahukan dan mendidik para siswa agar mereka lebih tahu dan bisa menghafal nama-nama bulan yang terdapat pada tahun Hijriyah agar mereka mengenali jati dirinya sebagai ummat Islam/ummat Rasulullah Muhammad SAW, mudah-mudahan dengan peringatan ini betul-betul mampu menimbulkan dampak positif bagi siswa, guru dan karyawan yang ada di MAN 2 Model ini," tuturnya. (msd)