0 menit baca 0 %

Seminar Etiket Sosial Perempuan DWP Kanwil Kemenag Riau Meriahkan HAB ke-79 Kemenag

Ringkasan: Riau (Kemenag)- Dalam rangka menyemarakkan Hari Amal Bakti (HAB) ke-79 Kementerian Agama, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Riau menyelenggarakan Seminar Etiket Sosial Perempuan pada Kamis (2/1/2025).Bertempat di Aula Kanwil Kemenag Riau, acara ini diiku...

Riau (Kemenag)- Dalam rangka menyemarakkan Hari Amal Bakti (HAB) ke-79 Kementerian Agama, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Riau menyelenggarakan Seminar Etiket Sosial Perempuan pada Kamis (2/1/2025).

Bertempat di Aula Kanwil Kemenag Riau, acara ini diikuti oleh 125 peserta yang terdiri atas ketua dan anggota DWP Kanwil serta kabupaten/kota.

Seminar ini menghadirkan pembicara Khairani Hasyim, SKM., M.Si., STHT, LCPC, seorang praktisi etiket sosial, yang membahas pentingnya etika dalam membangun citra diri dan organisasi. Khairani menekankan bahwa etiket sosial mencakup tiga pilar utama: respek, empati, dan kesadaran diri. Ia juga menguraikan tiga ruang lingkup etiket sosial, yakni komunikasi verbal, nonverbal, dan digital.

Dalam sesi penyampaian materi, Khairani menyampaikan bahwa etiket sosial sangat penting untuk menjaga keharmonisan hubungan di semua lini kehidupan.

"Etiket sosial adalah cerminan karakter dan profesionalisme kita. Dalam kehidupan sehari-hari maupun organisasi, etiket yang baik dapat mencegah konflik, membangun hubungan yang sehat, dan menjaga reputasi diri maupun lembaga," ungkapnya.

Materi yang disampaikan meliputi:

  1. Pentingnya Etiket Sosial: Mencegah kesalahpahaman, membangun hubungan harmonis, dan menjaga profesionalisme.
  2. Komunikasi Elegan: Kesederhanaan, kesopanan, kepercayaan diri, kecerdasan emosi, dan kepekaan sosial dalam berinteraksi.
  3. Mindful Speaking dan Active Listening: Menggunakan pendekatan penuh kesadaran dan hati yang jernih dalam berbicara serta mendengarkan.

Ketua DWP Kanwil Kemenag Riau, Ny. Tina Mailinda Muliardi, menyampaikan apresiasinya. "Seminar ini sangat relevan dalam meningkatkan kapasitas kita sebagai perempuan yang mendampingi ASN Kemenag. Wawasan yang diperoleh akan memperkuat peran strategis kita dalam keluarga dan masyarakat," ungkapnya.

 Seminar ini diharapkan mampu mendorong para peserta untuk mengaplikasikan etika sosial dalam kehidupan sehari-hari, sejalan dengan visi Kementerian Agama dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berintegritas. (*)