0 menit baca 0 %

Seminar Internasional Harlah Syekh Abdul Wahab Rokan

Ringkasan: Rokan Hulu (Humas)- Kegiatan Seminar Asia Tenggara terkait aktualisasi pemahaman ajaran tarekat Naqsyabandiyah dinamis, harmonis, serta peningkatan ekonomi kerakyatan dalam menatap masa depan menuju kelahiran guru Syekh Abdul Wahab Rokan, pada Peringatan Kelahiran Tuan Guru Syekh Abdul Wahab Rokan A...
Rokan Hulu (Humas)- Kegiatan Seminar Asia Tenggara terkait aktualisasi pemahaman ajaran tarekat Naqsyabandiyah dinamis, harmonis, serta peningkatan ekonomi kerakyatan dalam menatap masa depan menuju kelahiran guru Syekh Abdul Wahab Rokan, pada Peringatan Kelahiran Tuan Guru Syekh Abdul Wahab Rokan Al-Kholidi Naqsyabandi, dilaksanakan di Hotel Sapadia Pasir Pangaraian, Senin (17/6/2013). Kegiatan seminar, dihadiri Direktur Pengambangan Wiasata Minat Khusus, Konvensi Intensif dan Even Kementerian dan Ekonomi Kreatif (Paregraf) RI H. Achyaruudin, Yusuf, SE, MSc, Dosen Kolej Universiti Islam Antarabangsa Selangor/KUIS Malaysia DR. Zikmal Puad, Ketua MUI Kota Medan Prof. Dr. Muhhammad Hatta, Wabup Rokan Hulu Ir. H. Hafith Syukri, MM, turut hadir perwakilan negara-negara Asia Tenggara, Brunai, Kamboja, Malaysia, Singapoura, Laos, termasuk mahasiswa Vietnam dan Thailand. Wakil Bupati Hafith Syukri, MM mewakili Bupati Achmad mengatakan, Kabupaten Rokan Hulu dikenal Negeri Seribu Suluk tentunya dikehidupan bergama harus ikatan dengan kuat, khususnya pembangunan mental masyarakat melalui ajaran tasauf atau tarikat, Seminar se Asia tenggara dalam kelahiran Tuan Guru Syekh Abdul Wahab Rokan sudah memiliki nama besar tidak hanya dalam konteks nasional tapi sudah pada manca negara. Rantau Binaung Sakti di Kecamatan Kepenuhan, merupakan tempat bersejarah. Dimana di daerah itu lahir tokoh Asia. Dan menurut Wabup, bila dengan anggaran Rp100 miliar, maka daerah itu akan terbangun dengan baik, maka melalui Kementerian Paregraf RI, adanya singkronisasi antara pemerintah pusat agar pembangunannya bisa diakomodir secara signifikan. "Di Rokan Hulu hampir 50 persen Kepala Dinas tekah melakukan tariqot, karena ilmu tarekat itu tidak bisa diceritakan, hanya bisa dirasakan, sebab itu konsumsi hati, bicara tarikat, bukan konteks akal tapi prodak hati," ungkap Ketua Dewan Pembinan Gerakan Pemuda Ansor Rokan Hulu. Informasi Direktur Pengambangan Wiasata Minat Khusus, Konvensi Intensif dan Even Kementerian dan Ekonomi Kreatif (Paregraf) RI H. Achyaruudin, Yusuf, SE, M.Sc, Rokan Hulu sebagai ruh dakwah dalam konteks internasional, lokasi rantau Binuang Sakti sekitar 6.2 Hektar selama 12 dalam 1 tahun akan ramai dikunjungi masyarakat, kemudian lokasi tempat sakral itu akan bangun sebaik mungkin tentunya harus ada kerjasama masyarakat sekitar, Pemkab Rokan Hulu, Pemprov Riau dan melalui Pemerintah Pusat. Dimana dalam gagasan pembangunan wisata ziarah Desa Rantau Binuang Sakti, melihat perjalanan tokoh Islam Tuanku Sykeh Abdul Wahab Rokan dikembangkan sebagai destinasi wisata ziarah (Pilgrimage Tourism), apabila terintegrasi dengan pengembangan desa Basilam Sumatera Utara (Sumut). Ketua Umum Panitia Pelaksana Ismail Hamkaz, SAg, MSI mengharapkan, setelah kegiatan nantinya bisa menghasilkan rekomendasi terkait perjalan tokoh Islam sudah tersiar ke Manca Negara dari Desa Rantau Binuang Sakti, sehingga tidak hanya ditinggal begitu saja, maka kedepan semua pihak bisa bekerja sama apalagi ada target daerah itu akan dijadikan sebagai wisata religi . "Kegiatan itu dihadiri sekitar 500 orang, mengucapkan terima kasih pada Pemkab sebab telah menganggarkan pembangunan rumah suluk di Rantau Binuang Sakti sekitar Rp 2 M APBD Tahun 2013, sedangkan kegiatan akbarnya akan dilakansan pada bulan Februrai tahun 2014 mendatang," ucap Ismail Hamkaz.**(Humas/Adv/Ash)