0 menit baca 0 %

Seminar Pendidikan MUI Kuantan Singingi, Efrion Efni Berharap Adanya Perubahan

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Efrion Efni menghadiri undangan MUI Kabupaten Kuantan Singingi untuk memberi sambutan sekaligus membuka kegiatan Seminar Pendidikan yang mengusung tema Usaha Kolaboratif sebagai Tanggungjawab Bersama dalam Menyikapi Din...

Kuansing (Kemenag) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Efrion Efni menghadiri undangan MUI Kabupaten Kuantan Singingi untuk memberi sambutan sekaligus membuka kegiatan Seminar Pendidikan yang mengusung tema “Usaha Kolaboratif sebagai Tanggungjawab Bersama dalam Menyikapi Dinamika Pergaulan Remaja saat ini Bagi Para Pendidik dan Da’i” di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Rabu (15/01/2025). 

Kegiatan Seminar Pendidikan ini didasari oleh banyaknya tantangan dalam dinamika pergaulan remaja saat ini. Berbeda dengan dahulu, Remaja saat ini dikepung dengan perkembangan teknologi, yang tentunya jika tidak bijak dalam menggunakannya dampaknya tidak akan terlepas dari yang namanya pergaulan bebas.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Efrion Efni mengapresiasi inisiatif MUI Kabupaten Kuantan Singingi dalam menyelenggarakan kegiatan yang luar biasa ini. Beliau menegaskan pentingnya peranan bagi Para Pendidik dan Da’i dalam upaya menyikapi pergaulan remaja khususnya di Kabupaten Kuantan Singingi.

“Perkembangan arus informasi yang sudah tidak terbendung lagi tentunya menjadi salah satu penyebab beralihnya dinamika pergaulan remaja. Contoh kecilnya saja, sekarang ini tatakrama tegur sapa sudah jauh berkurang karena orang lebih asik menggunakan handphonenya, orang lebih suka berkomunikasi lewat dunia maya,”jelas Efrion Efni.

“Saya berharap nantinya dari kegiatan ini akan diperoleh kiat-kiat yang bisa menghasilkan perubahan pada pergaulan remaja. Jadi nantinya bukan hanya diperoleh sebuah ilmu baru saja untuk disampaikan tapi ada hasilnya, yaitu perubahan yang lebih baik pada remaja khususnya di Kuantan Singingi,” harapnya. 

Bakhtiar Shaleh, selaku ketua MUI Kabupaten Kuantan Singingi menyampaikan bahwa berdasarkan penelitiannya untuk mendapatkan gelar Doktor (Dr). Beliau meneliti mengenai pernikahan dibawah umur di Kabupaten Kuantan Singingi. 

“Berdasarkan penelitian saya terdapat 181 pasang pernikahan dibawah umur di Kabupaten Kuantan Singingi yang tercatat di KUA dan 96 persen dikarenakan hamil. Kemudian 80 persen itu mereka tidak lagi melanjutkan pendidikannya,” jelasnya.

“Jadi ini merupakan salah satu tantangan terbesar kita. Bagaimana kita akan mengatasinya? Apa sumbangan terbaik yang dapat kita lakukan nantinya untuk dinamika pergaulan remaja saat ini?,” tambah Bakhtiar Shaleh dalam sambutannya.

Kegiatan yang ini dihadiri pengurus MUI Kabupaten, utusan MUI Kecamatan serta 20 orang Guru PAI SMA dan 15 orang Guru PAI SMK Se-Kabupaten Kuantan Singingi. Selain Seminar Pendidikan juga akan digelar Rapat Kerja (Raker), guna mengevaluasi program kerja 2024 sekaligus membahas dan menyusun program kerja untuk 2025. (Gs)