0 menit baca 0 %

Sempat Terhambat, AKGTK Tahap II di MTsN 3 Bengkalis Tetap Sukses

Ringkasan: Bengkalis (Kemenag) - Pelaksanaan AKGTK tahap II di Tempat Asesmen Kompetensi (TAK) yang berlokasi di MTsN 3 Bengkalis dari tanggal 12-15 November 2024 walaupun sempat menghadapi kendala, pada akhirnya seluruh peserta dapat menyelesaikan rangkaian asesmen dengan baik yang diikluti oleh 58 peserta d...

Bengkalis (Kemenag) - Pelaksanaan AKGTK tahap II di Tempat Asesmen Kompetensi (TAK) yang berlokasi di MTsN 3 Bengkalis dari tanggal 12-15 November 2024 walaupun sempat menghadapi kendala, pada akhirnya seluruh peserta dapat menyelesaikan rangkaian asesmen dengan baik yang diikluti oleh 58 peserta dari guru dan tenaga kependidikan.

Kendala yang sempat di alami oleh peserta secara nasional itu terjadi saat pada hari pertama sesi 2 karena sistem mengalami gangguan atau server down. Meski sudah ditunggu lebih dari satu jam, sistem masih dalam perbaikan (maintenance) maka solusinya dilakukan ujian susulan atau penjadwalan ulang yakni tanggal 13 s/d 14 November.2024..

Sebanyak 58 peserta di TAK 3 MTsN 3 Bengkalis telah selesai mengikuti asesmen dengan kapasitas 20 peserta pada setiap sesi dari tiga sesi yang dijadwalkan. Kegiatan AKGTK dilaksanakan berbasis digital dan secara online..

Proktor pelaksanaan AKGTK TAK 3 di MTsN 3 Bengkalis Yatox Yufrizal mengatakan "Kita mengalami kendala di sesi 2 pada pelaksanaan AKGTK tepat pada tanggal 12 November 2024 kemarin, memang sesi 1 berhasil dilaksanakan, namun di sesi 2 aplikasi asesemen mengalami down server dan terjadinya maintenance. Lebih dari satu setengah jam peserta menunggu disesi 2, tapi dari admin pusat memutuskan untuk mengulang pelaksanaan ujian mulai dari sesi 1 s/d 3 pada tanggal 13 dan 14 November 2024. Kita di TAK 3 MTsN 3 Bengkalis memilih untuk melaksanakan pada hari Kamis tanggal 14 November 2024, dan Alhamdulillah sampai pada pukul 15.30 WIB, seluruh peserta sudah selesai mengerjakan soal dengan catatan 55 peserta mengikuti dan 3 peserta tidak hadir dikarenakan peserta sudah pindah ke Sekolah Dasar dan 2 peserta lainnya dalam keadaan orang sakit". (YTX)