0 menit baca 0 %

Senam Pagi Ceria Anak RA Qurrota A yun, Bentuk Pembiasaan Hidup Sehat Sejak Dini

Ringkasan: Kampar (kemenag) Rabu, 30 Juli 2025 -  Pagi yang cerah menjadi momen menyenangkan bagi anak-anak RA Qurrota A yun, yang pagi ini melaksanakan kegiatan senam pagi ceria bersama seluruh siswa dan majelis guru. Kegiatan ini dibimbing langsung oleh Bunda Rosda Afrina, S.Pd, dan diikuti dengan antusias o...

Kampar (kemenag) Rabu, 30 Juli 2025 -  Pagi yang cerah menjadi momen menyenangkan bagi anak-anak RA Qurrota A yun, yang pagi ini melaksanakan kegiatan senam pagi ceria bersama seluruh siswa dan majelis guru. Kegiatan ini dibimbing langsung oleh Bunda Rosda Afrina, S.Pd, dan diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta didik.

Senam pagi bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan bagian dari program pembiasaan hidup sehat yang diterapkan secara rutin oleh RA Qurrota A yun. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesehatan fisik, mengembangkan keterampilan motorik kasar, serta menumbuhkan rasa percaya diri, kemandirian, dan kebersamaan pada anak-anak sejak usia dini.

Selain itu, senam pagi juga membantu anak dalam belajar pola hidup sehat, menjaga keseimbangan tubuh, serta meningkatkan koordinasi dan kelincahan gerak yang sangat penting bagi tumbuh kembang mereka.

Kepala RA Qurrota A yun, Bunda Jumriati, S.Ag., S.Pd, menyampaikan apresiasi atas semangat para guru dan anak-anak dalam mengikuti kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa RA Qurrota A yun berkomitmen untuk tidak hanya membina kecerdasan akademik, tetapi juga mendidik anak dalam aspek kesehatan jasmani dan karakter sosial.

Dengan semangat, anak-anak tidak hanya bergerak tetapi juga belajar banyak hal dari setiap gerakan. Kami berharap ini menjadi budaya positif yang terus mengiringi tumbuh kembang mereka, ungkap Bunda Jumriati.

Kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh keceriaan. Anak-anak terlihat sangat senang dan bersemangat mengikuti setiap gerakan senam yang dipandu. Ini menjadi wujud nyata bahwa pendidikan di RA Qurrota A yun mengutamakan pendidikan holistik, menyeluruh antara kecerdasan intelektual, emosional, dan fisik.

 

 

(zaipul)