Indragiri Hulu (Kemenag) – Suasana
khidmat terasa di Dusun Pematang Duku, Desa Aurcina, Senin (01/09/2025) siang.
Jamaah berkumpul sejak pukul 13.30 WIB untuk mengikuti wirid yasin rutin yang
kembali digelar penuh kebersamaan.
Acara kali ini terasa istimewa karena
tausyiah disampaikan oleh dua Penyuluh Agama Islam (PAI), yakni Dadang Hermawan
dan Muhammad Solihin. Dengan tutur yang lembut namun penuh makna, keduanya
mengingatkan jamaah tentang pentingnya menuntut ilmu sebagai kewajiban setiap
muslim.
“Barangsiapa menempuh jalan untuk
mencari ilmu, maka Allah mudahkan baginya jalan menuju surga,” ujar Dadang
Hermawan mengutip hadis riwayat Muslim, yang kemudian disambut anggukan dan
wajah haru dari jamaah.
Muhammad Solihin menambahkan, hadir
di majlis ilmu tidak boleh dipandang sebelah mata. “Pengajian seperti ini bukan
hanya untuk menambah pengetahuan, tetapi juga bagian dari ibadah yang
mengantarkan kita pada ridha Allah SWT. Inilah ladang pahala yang sering kita
lupakan,” ucapnya.
Pesan yang disampaikan para penyuluh
agama ini meninggalkan kesan mendalam. Banyak jamaah merasa semakin termotivasi
untuk terus istiqomah hadir dalam majlis ilmu. “Rasanya hati jadi lebih tenang.
Saya jadi lebih paham bahwa menuntut ilmu bukan hanya untuk dunia, tapi juga
bekal akhirat,” ungkap salah seorang jamaah seusai acara.
Wirid yasin rutin di Dusun Pematang
Duku ini tidak sekadar menjadi agenda keagamaan, tetapi juga ruang silaturahmi
yang mempererat ukhuwah di tengah masyarakat. Dari lantunan doa hingga
tausyiah, semuanya berpadu menghadirkan kesejukan batin dan pengingat bahwa
jalan menuju ridha Allah bisa ditempuh bersama-sama.
(Reski)