Mandau
(Kemenag) - Siang yang hangat menyelimuti Aula KUA Mandau, Kamis(14/8/2025). Di
ruangan itu, 15 pasang calon pengantin duduk berjejer, mengenakan senyum yang
tak bisa menyembunyikan rasa haru. Sehari sudah mereka ditempa bukan hanya dengan teori, tetapi dengan
nasihat, kisah nyata, dan doa, demi mempersiapkan diri melangkah ke gerbang kehidupan rumah tangga.
Acara
penutupan dimulai dengan lantunan suara MC yang memandu jalannya kegiatan.
Lalu, Kepala KUA Kecamatan Mandau berdiri di depan, menyampaikan sambutan yang
bukan sekadar rangkaian kata, melainkan pesan dari hati untuk hati.
“Ilmu
yang kalian dapatkan di sini adalah bekal perjalanan. Rumah tangga bukan hanya
tentang dua orang, tapi tentang dua hati yang bersatu dalam ridha Allah.
Jagalah, rawatlah, dan kuatkanlah ikatan itu,” ucapnya dengan nada penuh
kehangatan.
Ketika
doa penutup dilantunkan, suasana menjadi hening. Sebagian peserta menunduk
khusyuk, sebagian lagi memejamkan mata sambil menggenggam tangan pasangan
mereka, seolah mengunci janji dalam bisikan doa.
Setelah
doa, satu per satu pasangan maju ke depan untuk menerima sertifikat bimbingan.
Ada senyum malu-malu, ada tatapan penuh semangat, bahkan ada yang tak bisa
menahan rasa terharu. Kamera mengabadikan setiap momen itu, dan ketika sesi
foto bersama digelar, terdengar tawa kecil bercampur rasa bangga.
Bimbingan
Perkawinan Mandiri Angkatan X ini bukan hanya menutup sebuah acara, tetapi
membuka lembaran baru bagi 15 pasang calon pengantin. Di tangan mereka kini
bukan hanya sertifikat, tetapi juga doa, ilmu, dan janji untuk membangun rumah
tangga yang kokoh, sakinah, mawaddah, wa rahmah.