Riau (Inmas)- Kakanwil Kemenag Riau Dr H Mahyudin MA memimpin rapat
pertemuan Silaturrahmi dan Serap Aspirasi Anggota Komisi VIII DPR RI Perwakilan
Riau Dr H Achmad M Si, Selasa (25/1/2022) di Aula Kanwil Kemenag Riau.
Pertemuan yang diwarnai dengan dialog dan tanya jawab seputar pembangunan keagamaan di Riau juga dihadiri oleh Kabag TU Drs H Asmuni MA, Kepala Bidang, Pembimas, dan Kakankemenag Kabupaten/ Kota se Provinsi Riau.
Achmad mengatakan, Kemenag merupakan salah satu lembaga yang menjadi mitra
kerja Komisi VIII DPR RI dengan ruang lingkup tugas bidang agama, sosial,
kebencanaan serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Pada Silaturrahmi dan Serap Aspirasi di Kanwil
Kemenag Riau, Achmad yang merupakan mantan Bupati Rokan Hulu dua periode ini menyebutkan,
ada beberapa pembahasan yang menjadi fokus pembahasan, diantaranya Evaluasi
Program 2021, Pelaksanaan Program 2022 dan Rencana Kerja 2023.
“Ada beberapa hal yang kita tekankan yaitu
terkait dengan sarana dan prasarana, Sumber Daya Manusia (SDM), Kesejahteraan,
dan Masalah Regulasi atau aturan- aturan yang terkait dengan pelaksanaanya,” ucap
Achmad.
Ia menambahkan, terkait dengan sarana dan
prasarana baik di madrasah, pondok pesantren, perkantoran masih jauh dari kata
memadai. Begitu juga dengan SDM madrasah, KUA dan penyuluh masih belum
mencukupi baik kualitas maupun kuantitas. Untuk itu, ia berharap dengan adanya
program P3K pemerintah, dapat mengatasi kualitas dan kuantitas SDM secara
bertahap.
“Kesejateraan guru honor kita saat ini masih sangat
minim, permasalahan regulasi tanah wakaf yang menjadi kendala pembangunan SBSN,
aturan perekrutan tenaga P3K dan beberapa hal lainnya akan menjadi PR kita,
agar kesejahteraan guru dan honorer lebih di perhatikan, serta pembangunan
melalui SBSN dapat dilaksanakan melalui tanah wakaf,” harapnya.
Kakanwil Kemenag Riau usai acara menyebutkan, kehadiran
Anggota Komisi VIII DPR RI pemilihan wilayah Riau dalam rangka Serap Aspirasi sangat
bermakna dalam rangka pembangunan sector keagaman di Riau.
“Banyak sekali aspirasi yang tadi kita sampaikan
ke beliau, mulai dari tanah wakaf yang sulit sertifikasi, penergerian madrasah,
SBSN, KUA dan lain- lain. Semoga aspirasi kita bisa disampaikan ke pusat dan
dikabulkan untuk pembangunan yang lebih baik di Riau tercinta ini,” ucap
Mahyudin. (mus/ana/anto/ipad)