Pekanbaru (Kemenag) – Setelah melalui rangkaian defile dan persiapan, babak utama Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Riau Tahun 2025 resmi dimulai. Pada hari pertama kompetisi, Kamis (2/10/2025), fokus tertuju pada sesi ujian untuk jenjang Madrasah Aliyah (MA) yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Dar El Hikmah, Pekanbaru.
Sebanyak sembilan peserta terbaik dari jenjang MA kontingen
Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) langsung tancap gas mengikuti sesi ujian
pertama mereka. Sesi ini menjadi penentu langkah awal mereka menuju tiket
nasional.
Para peserta, didampingi pembimbing, memasuki ruang ujian
dengan tekad kuat. Mereka bersaing dalam berbagai bidang ilmu, yang dalam OMI
menekankan integrasi antara sains, teknologi, dan nilai-nilai keislaman.
Suasana di Pondok Pesantren Dar El Hikmah terasa hening dan penuh konsentrasi,
mencerminkan keseriusan para peserta dari 12 kabupaten/kota se-Riau.
Pengawasan ketat diterapkan untuk menjamin integritas dan
kejujuran dalam kompetisi. Hal ini sejalan dengan tujuan OMI yang tidak hanya
mencari siswa cerdas, tetapi juga berkarakter dan berakhlak mulia.
"Alhamdulillah, hari ini siswa kita sesi pertama ujian
untuk peserta MA. Anak-anak tampak fokus dan tenang. Kami terus memberikan
dukungan moril penuh. Kami tahu mereka sudah berjuang keras dalam persiapan,
dan sekarang saatnya mereka membuktikan ilmu dan hasil pembinaan selama ini.
Kami berharap, integrasi nilai-nilai keislaman dan sains yang menjadi ciri khas
OMI dapat mereka terapkan dengan baik di lembar jawaban," ujar Sri Dahlia perwakilan
official Inhil.
Ujian OMI ini akan berlangsung selama dua hari penuh, dari
kontingen Kab. Inhil di Pondok Pesantren Dar El Hikmah, Pekanbaru. Seluruh
kontingen Inhil memohon doa agar perjuangan mereka membuahkan hasil terbaik dan
dapat mengharumkan nama Kabupaten Indragiri Hilir. (Ria)