Indragiri Hulu,(Inmas). Bahwa untuk mengimplementasikan Penguatan Moderasi Beragama dan mendukung pencapaian sasaran penguatan program moderasi beragama, maka perlu dilaksanakan Pembentukan Kampung Moderasi Beragama. Pembentukan Kampung Moderasi Beragama (KMB) berdasarkan Kepdirjen Bimas Islam Nomor 137 Tahun 2023 tentang Pedoman Pembentukan Kampung Moderasi Beragama.
Pada hari Senin s.d Jum’at,12 – 16 Juni 2023, Tim Kankemenag Kab. Inhu telah melaksanakan Penilaian Penetapan Kampung Moderasi di 14 Kecamatan yang ada di Kab. Inhu, dimana masing-masing kecamatan mengutus satu desa/kelurahan untuk dinilai. Hasilnya adalah: Terbaik 1, Desa Perkebunan Sungai Lala, Kec. Sungai Lala; Terbaik 2, Desa Petala Bumi, Kec. Seberida; Terbaik 3, Desa Rantau Mapesai, Kec. Rengat; Terbaik 4, Kelurahan Air Molek 1, Kec. Pasir Penyu; Terbaik 5, Desa Sungai Akar, Kec. Batang Gansal.
Rabu 22 Mei 2024, Kasi Bimas Islam Kankemenag Kab. Inhu Drs. Muhammad Ihsan melaksanakan koordinasi dan konsultasi terkait pengembangan KMB di dua titik lokasi desa KMB, yakni Desa Perkebunan Sungai Lala dan Desa Petala Bumi bersama Dra. Hj. Idah Heridah, M.M selaku Fungsional Penggerak Swadaya Masyarakat Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Provinsi Riau.
Kampung Moderasi Beragama adalah suatu istilah yang menggambarkan suatu daerah atau tempat dalam wilayah tertentu (dalam lingkup RT, RW, atau Kelurahan/Desa) yang masyarakatnya terdiri atas beberapa perbedaan terutama dari aspek kepercayaan, keyakinan, agama, ras atau lainnya dengan penuh kesadaran menerima perbedaan yang ada karena pemahaman terhadap keagamaannya yang moderat dengan sepenuh hati untuk dapat memberikan kemaslahatan diri, lingkungan, masyarakat, bangsa dan negara sehingga tercipta kerukunan, toleransi, kerukunan, dan harmonis.
Program Kampung Moderasi Beragama untuk menyatukan berbagai perbedaan terutama dalam hal agama atau kepercayaan untuk saling menghargai dan menjunjung toleransi. Kampung Moderasi Beragama kelak dijadikan sebagai role model bagi seluruh wilayah di Indonesia mengenai indahnya rasa persatuan dalam berbagai perbedaan, demikian disampaikan Kasi Bimas Islam Drs. Muhammad Ihsan kepada Inmas Kankemenag Kab. Inhu.(tulang)