Dumai (Inmas) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai kembali menggelar kegiatan yang diawali dengan pembacaan Surah Yasin, tahlil, dan doa bersama.
Seusai pembacaan Surah Yasin yang dipimpin oleh Drs. A. Bakar, MA, Pengawas Kantor Kementerian Agama Kota Dumai, sekaligus dilanjutkan dengan penyampaian tausiah yang mengupas tentang instropeksi diri. Memasuki tahun baru 2022, Drs. A. Bakar, MA mengajak hadirin untuk menginstropeksi sejauh mana ibadah dan amal saleh dikerjakan.
“Mari instropeksi ibadah yang kita kerjakan, karena ibadah dan amal saleh adalah bekal kita untuk pulang ke negeri akhirat. Setelah mati bukan berarti selesai urusan, karena kita berpindah dan melanjutkan ‘hidup’ ke alam abadi,” ajaknya dalam kegiatan tersebut yang bertempat di Mushola Kantor setempat, Jumat (21/01/2022).
“Sebagai orang beriman, tentunya kita meyakini adanya alam abadi itu. Terdapat 4 alam yang umat Islam yakini yakni, alam Rahim, alam dunia, alam barzah/kubur, dan alam akhirat (surga/neraka). Dunia ini hanya tempat bercocok tanam, mengumpulkan bekal dengan berbuat kebaikan dan beribadah,” terangnya.
Drs. A. Bakar, MA menambahkan, manusia akan mendapatkan nikmat kubur jika selama hidup di dunia melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar, menjalani perintah Allah dan menjauhi laranganNya. Demikian pula sebaliknya jika selama hidup di dunia melakukan kemunkaran/kejahilan.
“Jika seorang hamba merupakan hamba yang banyak beramal saleh maka ia akan mendapatkan nikmat kubur, alam kubur ibaratnya taman-taman surga. Demikian jika seorang hamba adalah hamba yang banyak berbuat kemunkaran, alam kubur baginya laksana lembah neraka,” tegasnya.
Mengaitkan dengan pembacaan tahlil dan Surah Yasin, Drs. A. Bakar, MA menyebutkan bahwa ini adalah suatu bentuk sedekah. “Tahlil dianggap sedekah untuk orang yang sudah meninggal, insyaallah sampai kepada almarhumah. Kita laksanakan perintah agama dengan tidak ekstrem, lurus di tengah, namun tidak juga menyimpang, sesuai program prioritas Kemenag, moderasi beragama,” tandasnya. (Arief)