Pekanbaru (Kemenag) – Sebanyak 33 peserta didik terbaik dari madrasah di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) penuh semangat melangkahkan kaki dalam defile pembukaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Provinsi Riau Tahun 2025. Bersama total 100 orang kontingen yang dipimpin langsung oleh Kepala Kankemenag Inhil, H. Harun, para siswa ini siap bertarung di ajang yang menggabungkan sains dan nilai keislaman tersebut.
Acara pembukaan yang meriah digelar di MAN 3 Pekanbaru pada Rabu
(1/10/2025), menjadi momen penting bagi para peserta. Setelah menempuh
perjalanan darat yang panjang dan didampingi tim kesehatan, wajah-wajah para
siswa MI, MTs, dan MA ini memancarkan optimisme untuk membawa pulang prestasi.
Keikutsertaan kontingen dari "Negeri Seribu Parit"
ini merupakan wujud nyata upaya madrasah Inhil dalam mencetak generasi cerdas,
berprestasi, dan berakhlak mulia. Mereka akan berkompetisi dengan 396 peserta
dari 12 kabupaten/kota se-Riau.
Salah satu fokus utama OMI 2025, yang mengangkat tema “Islam
dan Teknologi Digital: Inovasi Sains untuk Generasi Indonesia Maju yang Berdaya
Saing Global,” sangat relevan dengan tantangan masa depan.
"Kami sangat bangga bisa mewakili Indragiri Hilir.
Semua persiapan, mulai dari belajar intensif hingga menempuh perjalanan jauh,
kami jalani dengan semangat. Kami menyadari OMI bukan hanya soal pintar di
sains, tapi juga harus menjunjung tinggi integritas dan karakter Islami yang
kami pelajari di madrasah. Semoga kami bisa mewujudkan harapan Bapak/Ibu guru
dan masyarakat Inhil, serta melaju ke tingkat nasional," ujar Adlian
Maulidan salah seorang peserta mewakili rekan-rekannya.
Kompetisi OMI Tingkat Provinsi Riau sendiri akan berlangsung
selama dua hari, yaitu pada 2-3 Oktober 2025, di dua lokasi berbeda, yakni MTsN
1 Pekanbaru dan Pondok Pesantren Dar El Hikmah. Ke-33 peserta ini kini memasuki
masa karantina dan persiapan akhir untuk membuktikan bahwa siswa madrasah Inhil
memiliki daya saing global. (Ria)