0 menit baca 0 %

Siap Sukseskan Program Ekoteologi Nasional, Kemenag Meranti Mantapkan Koordinasi Penanaman Satu Juta Pohon Matoa

Ringkasan: Meranti(Kemenag)- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kepulauan Metanti menggelar Rapat Koordinasi Pemantapan Kegiatan Gerakan Penanaman Satu Juta Pohon Matoa pada Senin(14/4). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan dan keseragaman langkah dalam pelaksanaan penanaman pohon matoa yang dijadw...

Meranti(Kemenag)- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kepulauan Metanti menggelar Rapat Koordinasi Pemantapan Kegiatan Gerakan Penanaman Satu Juta Pohon Matoa pada Senin(14/4). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan dan keseragaman langkah dalam pelaksanaan penanaman pohon matoa yang dijadwalkan serentak pada 22 April 2025 mendatang.

Rapat yang berlangsung secara daring ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kepulaun Meranti, Sulman dengan turut dihadiri Pelaksana tugas (Plt) Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Kepala Seksi/Penyelenggara, Kepala Madrasah, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dan Penyuluh Agama.

Sulman dalam kesempatannya memaparkan bahwa Gerakan Penanaman 1 juta pohon matoa ini merupakan implementasi dan penguatan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI, khususnya poin kedelapan tentang memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya. Program ini juga merupakan salah satu Program Prioritas Menteri Agama, yaitu Ekoteologi.

"Program penanaman pohon matoa merupakan bagian dari gerakan nasional yang diinisiasi oleh Menteri Agama RI sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan hidup dan harmoni antara manusia dengan alam," papar Sulman.

Penanaman pohon matoa dipilih karena tanaman ini memiliki daya tahan tinggi, menghasilkan buah bernutrisi, serta berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Selain itu, pohon matoa juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat karena buahnya dapat dimanfaatkan dan dikembangkan sebagai sumber pendapatan tambahan.

"Menanam pohon adalah investasi jangka panjang untuk kehidupan yang lebih baik. Diharapkan pohon-pohon yang ditanam nanti dapat memberikan manfaat bagi generasi mendatang," ungkapnya. 

Sulman berharap seluruh insan Kemenag Kepulauan Meranti dapat bersinergi sukseskan program Ekoteologi ini.

"Mari kita beriringan dalam mensukseskan kegiatan penanaman 1 juta pohon matoa sebagai bentuk komitmen dalam pelestarian lingkungan hidup melalui pendekatan berbasis keagamaan," harap Sulman. 

Penanaman 1 juta pohon matoa ini juga akan dilakukan serentak pada tanggal 22 April 2025, bertepatan dengan Peringatan Hari Bumi ke-55 tahun 2025. (In)