0 menit baca 0 %

Siap Tempur, Panitia Haji Rayon Mandau KUA Kec. Mandau Maksimalkan Penyambutan Jemaah Haji Kloter 12

Ringkasan: Mandau (Kemenag) Panitia penyambutan jamaah haji kloter 12 rayon Mandau memberikan layanan yang maksimal terhadap penyambutan kepulangan jemaah haji di masjid Besar Arafah Duri Selasa (24/06/2025). Panitia penyambutan ini terdiri dari penghulu, penyuluh, pengawas PAI dan jamaah mesjid besar Arafah y...

Mandau (Kemenag) – Panitia penyambutan jamaah haji kloter 12 rayon Mandau memberikan layanan yang maksimal terhadap penyambutan kepulangan jemaah haji di masjid Besar Arafah Duri Selasa (24/06/2025). Panitia penyambutan ini terdiri dari penghulu, penyuluh, pengawas PAI dan jamaah mesjid besar Arafah yang dikoordinir oleh Helmiza.

Sebelum kedatangan jamaah haji kloter 12 rayon Mandau, Helmiza sebagai koordinator penyambutan jemaah haji melakukan breefing terhadap panitia tentang tugas-tugas dan tanggungjawab yang akan dilaksanakan ketika kedatangan jemaah haji. Semua panitia mendapatkan tugas antara lain yang perempuan bagian penyambutan di tiga pintu masjid besar Arafah sementara yang laki-laki fokus untuk menyambut jemaah yang baru turun dari bus dan memastikan semua jemaah masuk kedalam masjid. Setelah itu panitia juga memastikan koper kecil dan barang-barang bawaan jemaah haji yang berada di bagasi bus harus selesai dan tidak ada yang tertinggal satupun. 

Jemaah haji kloter 12 rayon Mandau tiba di mesjid besar Arafah pada jam 15.45 WIB. Semua panitia melaksanakan tugas dengan maksimal dan penuh semangat.

Sebagaimana penuturan salah seorang penyuluh Zul Afriandi “Alhamdulillah penyambutan jemaah haji kloter 12 rayon Mandau berjalan dengan lancar, kami panitia mulai dari jam 14.00 WIB, sudah siap menunggu di masjid besar Arafah. Begitu selesai jemaah turun dari bus kami fokus menurunkan koper kecil dari bagasi bus dan memastikan jumlahnya pas sesuai dengan jumlah jamaah haji. Setelah acara penyambutan di masjid selesai barulah kami bagikan ke jemaah haji atau keluarganya. Tidak cukup sampai disitu, tugas berikutnya adalah menurunkan koper besar dan air zam-zam dari tiga  truk. Semua ini kami lakukan untuk pelayanan kepada Jemaah, lelah, letih, dan keringat ini semoga menjadi saksi disi Allah SWT,” tambah Zul Afriandi.

Pelayanan penyambutan jemaah haji ini, berakhir sampai pukul 22.00 WIB, karena masih ada jemaah yang belum mengambil koper besar dan air zam-zam.