0 menit baca 0 %

Silaturahmi dan Koordinasi: Ketua BAN-PDM Riau Disambut di Kankemenag Pekanbaru

Ringkasan: Pekanbaru (Kemenag) Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Drs. H. Syahrul Mauludi, MA, menerima kunjungan silaturahmi Ketua Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (BAN-PDM) Provinsi Riau, Samulak, S.Pd, M.Si, pada Kamis (02/10/2025), di ruang kerjanya.Pertemuan t...

Pekanbaru (Kemenag)– Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Drs. H. Syahrul Mauludi, MA, menerima kunjungan silaturahmi Ketua Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (BAN-PDM) Provinsi Riau, Samulak, S.Pd, M.Si, pada Kamis (02/10/2025), di ruang kerjanya.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat koordinasi, membahas tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya terkait program pembinaan terhadap Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) serta sosialisasi akreditasi lembaga.

Dalam pertemuan itu, Ketua BAN-PDM Riau menyampaikan rencana pelaksanaan pembinaan terhadap sejumlah PKPPS yang ada di Kota Pekanbaru. Selain itu, Samulak juga menegaskan bahwa terdapat target sebanyak sembilan (9) PKPPS yang akan diakreditasi dalam waktu dekat.

"Kami ingin memastikan bahwa lembaga-lembaga pendidikan kesetaraan di lingkungan pesantren ini memahami standar akreditasi yang ditetapkan, sehingga dapat meningkatkan mutu dan tata kelola lembaganya," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Drs. H. Syahrul Mauludi, MA menyambut baik inisiatif BAN-PDM Riau. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan diniyah dan pesantren melalui akreditasi yang terarah dan berkelanjutan.

"Kami siap memfasilitasi langkah-langkah koordinatif dan teknis yang diperlukan. Harapannya, pembinaan ini dapat memberi dampak positif bagi lembaga-lembaga PKPPS di Pekanbaru," jelasnya.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Kankemenag Kota Pekanbaru dan BAN-PDM Riau dalam membina serta meningkatkan mutu pendidikan pesantren di wilayah setempat.