Kampar ( Kemenag )--Suasana haru dan syukur menyelimuti acara silaturahmi dan syukuran kepulangan jamaah haji Kecamatan Kampar tahun 1446 H/2025 M yang digelar dengan penuh kekhidmatan. Acara ini menjadi momentum mempererat ukhuwah antarjamaah, keluarga, dan masyarakat setelah menjalankan rukun Islam kelima, Kamis, 10/7/2025
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kampar, Rahmat, S.Pd.I, MH menyampaikan apresiasi serta harapan besar kepada para jamaah.
“Kami bersyukur atas kepulangan seluruh jamaah dalam keadaan sehat dan selamat. Semoga ibadah yang telah dilaksanakan diterima Allah SWT dan menjadi haji yang mabrur. Kami juga berharap para jamaah menjadi teladan spiritual di tengah masyarakat, sebagai duta-duta Islam yang membawa semangat perbaikan diri dan lingkungan,” ujar Rahmat
Acara ini semakin bermakna dengan tausiyah dari Ustadz H. Syamsuatir, M.E.Sy, yang membawakan materi bertema “Tanda-Tanda Haji Mabrur”. Beliau menegaskan bahwa kemabruran haji tercermin dari perubahan perilaku sepulangnya jamaah ke tanah air.
“Haji mabrur itu terlihat dari sikap setelah pulang. Jika makin dekat kepada Allah, menjaga akhlak, peduli sesama, dan menjauhi maksiat, maka itu pertanda haji kita diterima,” jelas Syamsuatir
Adapun beberapa ciri haji mabrur yang disampaikan antara lain
1. Meningkatnya kualitas ibadah dan keistikamahan dalam kebaikan
2. Perubahan perilaku yang positif, baik dalam rumah tangga maupun sosial
3. Menghindari ghibah, fitnah, dan ucapan yang tidak bermanfaat
4. Aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungan sekitar
Acara ini dihadiri oleh para jamaah haji, keluarga, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Momen silaturahmi ini sekaligus menjadi ruang berbagi pengalaman spiritual selama di Tanah Suci, yang diharapkan dapat menginspirasi masyarakat sekitar untuk terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.
Semoga seluruh jamaah haji Kecamatan Kampar senantiasa diberkahi, dan mampu menjaga kemabruran hajinya hingga akhir hayat. Aamiin. ( Fatmi )