Pekanbaru (Kemenag). Ariadi Iskandar selaku Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kota Pekanbaru berpartisipasi dalam Silaturahmi Nasional (Silatnas) ke-3 Pokjawasmad (Kelompok Kerja Pengawas Madrasah) yang diselenggarakan di Yogyakarta pada 5–7 Februari 2025. Acara ini dihadiri oleh pengawas madrasah dari seluruh Indonesia dan menjadi momentum penting dalam upaya peningkatan mutu pendidikan madrasah, terutama di era digital.
Menurut Ariadi, selain agenda silaturahmi, pada acara tersebut, Kementerian Agama RI juga meluncurkan aplikasi Madrasah Digital Supervision (MAGIS). Menurutnya, aplikasi MAGIS tersebut merupakan sebuah platform inovatif untuk memantau rencana kerja guru dan kepala madrasah secara digital, kemudian aplikasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan integrasi dalam proses pengawasan pendidikan di madrasah.
Dalam kesempatan itu, perwakilan dari Kemenag Provinsi Riau yakni berjumlah 14 orang pengawas, dengan perwakilan pengawas madrasah Kemenag Kota Pekanbaru berjumlah 9 orang yang mengikuti acara tersebut.
Ariadi Iskandar juga mengatakan bahwa dalam acara Silatnas tersebut, semua peserta mengikuti berbagai sesi diskusi dan pembinaan yang membahas strategi peningkatan kualitas pendidikan di madrasah, optimalisasi peran pengawas di era digital, serta implementasi kebijakan supervisi berbasis teknologi.
Lebih lanjut juga, Ariadi menjelaskan bahwa kehadiran Pengawas Madrasah Kota Pekanbaru dalam Silatnas ini mencerminkan komitmen mereka dalam mendukung inovasi supervisi pendidikan berbasis digital dan memperkuat peran pengawas dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di Indonesia.
Sementara itu, selaku Ketua Pokjawasmadnas Zurni, sangat mengapresiasi kehadiran para pengawas madrasah se Indonesia yang sangat antusias dalam mengikuti acara ini.
Ariadi menuturkan bahwa perjalanan yang ditempuhnya bersama rekan dari Riau yakni Syaifudin dan Zaenuri melakukan perjalanan dari Pekanbaru menuju Yogyakarta dengan menggunakan Kendaraan pribadi, dan saat juga melintasi Banjir di daerah Pelalawan.
“Sungguh luar biasa dan Alhamdulillah selamat hingga sampai ke Yogyakarta dan balik kembali ke Pekanbaru,” tutur Ariadi.