Kampar, ( Kemenag )— MTsN 3 Kampar terus berupaya mengikuti perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan. Salah satu inovasi yang mulai diperkenalkan adalah sistem absensi digital berbasis QR Code. Untuk memastikan kesiapan siswa dan tenaga pendidik, madrasah menyelenggarakan simulasi penerapan absensi digital Kamis, 5/6/2026
Kegiatan simulasi ini merupakan bagian dari persiapan menjelang penerapan resmi sistem absensi QR pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026 mendatang.
Kepala MTsN 3 Kampar, Rafnelli Syuhaimi, S.Pd.menyampaikan langsung pentingnya modernisasi sistem administrasi madrasah di hadapan seluruh santri.
"InsyaAllah, mulai semester depan kita akan beralih ke sistem absensi digital menggunakan QR Code. Ini adalah langkah menuju madrasah yang lebih tertib, efisien, dan berbasis teknologi,” ungkap beliau dalam sambutannya.
Dalam simulasi tersebut, setiap siswa diberikan kode QR pribadi yang nantinya akan digunakan untuk mencatat kehadiran. Siswa cukup memindai kode QR menggunakan perangkat yang telah disiapkan di pintu masuk kelas atau ruang absen. Data kehadiran otomatis tercatat dalam sistem, sehingga tidak diperlukan lagi pencatatan manual
Selanjutnya Rafneli berharap pertama Mempercepat proses absensi di pagi hari, kedua Meningkatkan akurasi data kehadiran, ketiga Memberi akses bagi wali murid untuk memantau kehadiran anak, keempat Meningkatkan disiplin siswa dalam datang tepat waktu
Simulasi berjalan lancar dan mendapat tanggapan positif dari seluruh warga madrasah. Siswa terlihat antusias mencoba sistem baru ini, sementara guru merasa terbantu karena dapat mengakses laporan kehadiran secara otomatis dan real-time.
Dengan adanya sistem ini, MTsN 3 Kampar berharap bisa menjadi madrasah yang unggul dalam transformasi digital pendidikan, tanpa meninggalkan nilai-nilai kedisiplinan dan karakter islami yang menjadi landasan utama Fatmi/ Cicy/Ags )