0 menit baca 0 %

Sinergi Awal Peringatan Hari Santri 2025, Pemkab dan Kemenag Inhu Matangkan Persiapan

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Dalam upaya memperkuat semangat kebersamaan antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan, rapat awal persiapan Hari Santri Nasional Tahun 2025 digelar di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Indragiri Hulu pada Rabu (24/09/2025).

Indragiri Hulu (Kemenag) – Dalam upaya memperkuat semangat kebersamaan antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan, rapat awal persiapan Hari Santri Nasional Tahun 2025 digelar di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Indragiri Hulu pada Rabu (24/09/2025). Rapat tersebut dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hulu Syahruddin, bersama Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Inhu, Ketua Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kabupaten Indragiri Hulu, dan Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu.

Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam mematangkan agenda besar tahunan yang menjadi simbol penghargaan terhadap perjuangan dan peran santri dalam membangun bangsa. Dalam arahannya, Syahruddin menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar pelaksanaan Hari Santri tahun ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berdampak langsung pada penguatan nilai-nilai keislaman, kemandirian, dan karakter generasi muda.

“Peringatan Hari Santri bukan sekadar seremoni tahunan. Ini momentum untuk menunjukkan bahwa santri adalah bagian penting dari pembangunan daerah. Melalui kegiatan yang terarah, kita harapkan santri dapat tampil sebagai agen perubahan, baik di bidang pendidikan, sosial, maupun ekonomi,” ujar Syahruddin dalam rapat tersebut.

Rapat koordinasi ini juga membahas berbagai konsep kegiatan, mulai dari upacara peringatan, lomba-lomba bernuansa keislaman, hingga kegiatan sosial yang akan melibatkan pondok pesantren dan masyarakat luas. Menurut perwakilan Seksi PD Pontren Kemenag Inhu, persiapan dilakukan lebih awal agar setiap kegiatan dapat berjalan efektif dan menyentuh kebutuhan masyarakat pesantren. “Kami ingin Hari Santri tahun ini menjadi ajang yang membanggakan, tidak hanya bagi santri, tapi juga masyarakat Inhu secara keseluruhan,” ungkapnya.

Dampak dari sinergi ini diharapkan dapat memperkuat posisi pesantren sebagai pusat pembinaan moral dan kemandirian di tengah masyarakat. Dengan terlibatnya berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah hingga lembaga pendidikan keagamaan, Hari Santri 2025 di Kabupaten Indragiri Hulu diharapkan menjadi momentum kebangkitan spiritual dan sosial yang nyata bagi umat.

Persiapan yang dilakukan sejak dini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dan Kemenag Inhu dalam mewujudkan pelaksanaan Hari Santri yang bermakna, inspiratif, dan membawa manfaat luas bagi masyarakat.

(Reski)