0 menit baca 0 %

Sinergi dalam Keberagaman, Kemenag Inhil Hadiri Musda Ke-VIII BPD KKSS Kabupaten Indragiri Hilir

Ringkasan: Tembilahan (Kemenag) Plt. Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Indragiri Hilir, Abdul Aziz, mewakili Kepala Kantor Kemenag Inhil menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Ke-VIII Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD KKSS) Kabupaten Indragiri Hilir.

Tembilahan (Kemenag) – Plt. Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Indragiri Hilir, Abdul Aziz, mewakili Kepala Kantor Kemenag Inhil menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Ke-VIII Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD KKSS) Kabupaten Indragiri Hilir. Perhelatan yang berlangsung di Aula Hotel Harmoni Inn Tembilahan, Kamis (18/12/2025) ini dibuka secara resmi oleh Bupati Inhil, H. Herman.

Kehadiran perwakilan Kemenag Inhil dalam forum tertinggi organisasi paguyuban masyarakat Bugis-Makassar ini menjadi simbol harmonisasi antara institusi keagamaan dengan elemen masyarakat berbasis kesukuan yang ada di Negeri Hamparan Kelapa Dunia.

Acara diawali dengan prosesi penyambutan Bupati H. Herman melalui atraksi seni bela diri tradisional Pamanca’. Seni bela diri yang sarat akan nilai penghormatan, perlindungan, dan doa bagi kesejahteraan tersebut memukau seluruh tamu undangan yang hadir, termasuk jajaran pengurus BPW KKSS Provinsi Riau dan para ketua organisasi paguyuban se-Kabupaten Inhil.

Ditemui usai pembukaan, Abdul Aziz menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya Musda Ke-VIII KKSS ini. Menurutnya, KKSS selama ini telah menunjukkan peran besar dalam menjaga stabilitas sosial dan religius di Indragiri Hilir.

"Kami dari jajaran Kementerian Agama memandang Musda ini sebagai momentum penting. KKSS bukan sekadar paguyuban, tapi mitra strategis kami dalam merawat kerukunan umat beragama dan menjaga nilai-nilai kearifan lokal yang Islami," ujar Abdul Aziz.

Ia juga menambahkan bahwa semangat "Silat Bunga" atau Pamanca’ yang ditampilkan menjadi cerminan bagaimana kekuatan komitmen dan keramahan harus berjalan beriringan dalam membangun daerah.

"Sebagaimana harapan kita bersama, semoga Musda ini melahirkan kepengurusan yang terus mampu bersinergi dengan pemerintah dan Kemenag dalam memperkuat moderasi beragama di tengah keberagaman suku di Inhil," pungkasnya.

Bupati Inhil H. Herman dalam sambutannya menekankan pentingnya peran KKSS dalam mendukung program pemerintah daerah. Kehadiran tokoh-tokoh masyarakat Sulawesi Selatan yang berdomisili di Inhil diharapkan terus memberikan kontribusi positif, baik dari sektor ekonomi maupun penguatan nilai budaya.

Musda Ke-VIII ini turut dihadiri oleh Ketua BPW KKSS Provinsi Riau, Andi Dharma Taufik, Staf Ahli Bupati, serta jajaran tokoh masyarakat yang berkomitmen menjaga keberlanjutan organisasi demi kesejahteraan warga Inhil asal Sulawesi Selatan.  (Ria)