0 menit baca 0 %

Sinergi Dengan Baznas Kuantan Singingi, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Sentajo Raya Rampungkan Data Hewan Qurban dan Infak

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya telah menyelesaikan proses pendataan Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025 M, termasuk data hewan qurban, petugas pelaksana hari raya, serta rekapitulasi infak dan sedekah yang terkumpul selama periode Januari hingga...

Kuansing (Kemenag)— Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya telah menyelesaikan proses pendataan Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025 M, termasuk data hewan qurban, petugas pelaksana hari raya, serta rekapitulasi infak dan sedekah yang terkumpul selama periode Januari hingga Juni 2025. 

Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan dalam rangka mendukung pelaporan kepada Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Kasi Bimas Islam) Kementerian Agama serta sebagai bagian dari kebutuhan validasi data oleh BAZNAS Kabupaten Kuantan Singingi. 10 Juni 2025.

Proses pendataan dilaksanakan secara kolektif oleh para penyuluh agama Islam Fungsional dan PPPK yang berada di bawah naungan KUA Kecamatan Sentajo Raya, dengan melibatkan seluruh desa dan kelurahan yang berada di wilayah kecamatan. Koordinasi dilakukan melalui pertemuan reguler, monitoring lapangan, serta komunikasi intensif dengan tokoh agama, pengurus masjid, dan panitia hari raya setempat. 

Nama nama Penyuluh Agama Islam yang ada di Kantor KUA Kecamatan Sentajo Raya Muhammad Ridwan, Jusniwati, Sapri Marlian, Perlindungan dan Muhammad Isam yang secara bersama sama menyelesaikan data Hari Raya Idul Adha 2025 tahun ini kekompakan dan kebersamaan secara tim di tunjuk kan oleh penyuluh Agama Islam.

Menurut Koordinator Penyuluh Agama Islam Kecamatan Sentajo Raya, Parlindungan, kegiatan ini bukan sekadar administratif, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kepercayaan dan akuntabilitas pengelolaan dana keagamaan di tengah masyarakat.

"Data yang kami himpun mencakup jumlah hewan qurban, identitas panitia dan khatib, serta total infak dan sedekah yang masuk ke masjid-masjid dari awal Januari hingga Juni 2025. Semua ini akan disampaikan kepada Kasi Bimas Islam dan juga kepada BAZNAS untuk mendukung transparansi dan efektivitas distribusi zakat dan bantuan sosial keagamaan," jelas Parlindungan.

Kepala KUA Kecamatan Sentajo Raya, Rindra Febrian., menyambut baik inisiatif dan kerja kolektif para penyuluh dalam menyukseskan kegiatan ini. Ia menegaskan pentingnya sinergi lintas lembaga dalam penguatan pelayanan umat.

"Pendataan ini menjadi bukti nyata bahwa peran penyuluh agama tidak terbatas pada ceramah atau bimbingan rohani, tetapi juga mencakup kontribusi konkret dalam manajemen data umat. Ini juga mendukung kerja BAZNAS dalam pendistribusian zakat, infak, dan sedekah secara lebih terarah," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Kuantan Singingi, Syafriadi ., memberikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin selama ini antara KUA dan BAZNAS. Ia menegaskan bahwa data yang akurat dari tingkat kecamatan sangat membantu dalam merumuskan kebijakan pendistribusian zakat kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

"Dengan adanya sinergi ini, program-program BAZNAS bisa lebih tepat sasaran karena berdasarkan data lapangan yang faktual dan terkini. Kami berharap kerja sama ini terus ditingkatkan, tidak hanya saat Idul Adha, tetapi juga dalam kegiatan keumatan lainnya," ujar beliau.

Hingga berita ini diturunkan, hasil rekapitulasi sementara menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan qurban dan pemberian infak, mencerminkan kesadaran religius yang semakin tumbuh di tengah masyarakat Kecamatan Sentajo Raya.

Kegiatan ini juga mencerminkan kolaborasi yang solid antara elemen keagamaan dan lembaga zakat sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola keagamaan yang profesional, akuntabel, dan bermanfaat langsung bagi umat.(RDW)