0 menit baca 0 %

Sinergi Kesehatan dan Keagamaan: Puskesmas Kampa Gandeng Penyuluh Agama Sosialisasikan Imunisasi Anak Sekolah

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )Dalam upaya mendukung program nasional peningkatan derajat kesehatan anak usia sekolah, Puskesmas Kampa melaksanakan Sosialisasi Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di SD Negeri 015 Desa Koto Perambahan, Kecamatan Kampa, pada Selasa (30/07/2025).Yang menarik, kegiatan ini tidak han...

Kampar ( Kemenag )Dalam upaya mendukung program nasional peningkatan derajat kesehatan anak usia sekolah, Puskesmas Kampa melaksanakan Sosialisasi Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di SD Negeri 015 Desa Koto Perambahan, Kecamatan Kampa, pada Selasa (30/07/2025).

Yang menarik, kegiatan ini tidak hanya melibatkan tenaga kesehatan, namun juga penyuluh agama sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam menepis keraguan masyarakat terhadap pelaksanaan imunisasi dari sisi keagamaan.

Sosialisasi dipimpin oleh petugas kesehatan dari Puskesmas, Yulinur, S.Tr.Keb, didampingi oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kampa, Hendra Walis, S.Sy. Kolaborasi ini menjadi respons atas kekhawatiran sebagian orang tua murid yang masih mempertanyakan kehalalan vaksin.

 "Imunisasi adalah ikhtiar bersama menjaga generasi agar tumbuh sehat dan kuat. Dari sisi medis, ini penting untuk mencegah penyakit berbahaya seperti campak, difteri, dan tetanus. Dari sisi agama, menjaga kesehatan adalah bagian dari perintah syariat," jelas Hendra Walis dalam sesi dialog bersama orang tua murid.

Dalam suasana hangat dan interaktif, para wali murid mendapatkan edukasi langsung mengenai manfaat imunisasi, proses pelaksanaannya, serta klarifikasi dari perspektif Islam tentang hukum imunisasi dan pentingnya perlindungan terhadap anak-anak.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari orang tua. Seorang wali murid menyampaikan apresiasinya:

 “Kegiatan ini membuka mata kami. Kami jadi paham bahwa imunisasi bukan sekadar urusan medis, tapi juga bagian dari kewajiban orang tua menjaga amanah anak dalam Islam,” tuturnya.

Kepala SDN 015 Koto Perambahan juga menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini sangat membantu pihak sekolah dalam membangun pemahaman orang tua terhadap program-program kesehatan yang kerap menjadi polemik di masyarakat.

Dengan antusiasme tinggi dari para peserta, kegiatan ini menegaskan pentingnya pendekatan yang holistik melibatkan tenaga kesehatan, tokoh agama, dan dunia pendidikan—dalam mendukung suksesnya program imunisasi nasional. ( Fatmi/KUA Kampa)