Dumai
(Kemenag) – Memasuki Triwulan IV Tahun 2025 ini, Puskesmas Bumi Ayu, kembali
melaksanakan Lokakarya lintas sektor. Kegiatan lokakarya
ini diadakan pada Kamis tanggal 27 November 2025 pukul 08.30 pagi dan bertempat
di aula Puskesmas Bumi Ayu, Jalan Budi Utomo, kelurahan Bumi Ayu, kecamatan Dumai
Selatan.
Acara
Lokakarya Lintas Sektor ini merupakan acara rutin yang diadakan per triwulan
dalam satu tahun kalender. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi
dan sinergi lintas sektor dalam upaya penguatan layanan kesehatan masyarakat. Kehadiran Plt. Kepala KUA Dumai Selatan Suryadi pada kegiatan tersebut turut memperkuat dukungan terhadap upaya pemberdayaan keluarga dan pembinaan masyarakat.
Sekretaris
Camat Dumai Selatan Jaya Handayana dalam sambutannya sekaligus membuka acara menyampaikan,
“Lokakarya Lintas Sektor ini memang diselenggarakan secara rutin dengan tujuan
untuk meningkatkan kerjasama tim lintas program dan tim lintas sektor dan
membina peran serta masyakat beserta para kader Posyandu agar lebih tercipta
sinergitas antar sektor yang ada di wilayah Dumai Selatan,” Ucap Jaya Handayana.
Plt.
Kepala KUA Dumai Selatan Suryadi juga memberikan tanggapannya terkait
pelaksanaan kegiatan tersebut. Suryadi menegaskan bahwa KUA siap berkolaborasi
dalam mendukung upaya peningkatan kualitas layanan masyarakat, terutama dalam
hal pembinaan keluarga. “Kegiatan lintas sektor seperti ini sangat strategis
untuk memperkuat sinergi antar instansi. Pembinaan keagamaan dan kesehatan
keluarga saling melengkap, sehingga kami di KUA Dumai Selatan berkomitmen untuk
terus mendukung kolaborasi ini demi kesejahteraan masyarkat,” Ungkap Suryadi.
Acara
selanjutnya adalah sambutan sekaligus pemaparan materi dari Kepala Puskemas Bumi
Ayu dr. Ivanny Octovianty memaparkan data-data pencapaian Puskesmas Bumi Ayu
dari TW 1 hingga TW 3, serta beberapa permasalahan kesehatan yang masih
dihadapi di lingkungan kelurahan Bumi Ayu, Bukit Datuk, dan Ratu Sima saat ini.
Setelah
itu, dibuka sesi diskusi bagi para kader posyandu yang hadir di lokakarya untuk
menyampaikan pertanyaan atau bertukar gagasan tentang permasalahan kesehatan
yang ditemui di lapangan. (Widia/Ayu)