0 menit baca 0 %

Sinergi Zakat untuk Kesejahteraan, Kemenag Pelalawan Raih BAZNAS Award 2025

Ringkasan: Pelalawan (Kemenag) Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) internal, Kemenag Pelalawan berhasil meraih penghargaan BAZNAS Award 2025 sebagai UPZ Organisasi Perangkat Daerah (...

Pelalawan (Kemenag) – Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) internal, Kemenag Pelalawan berhasil meraih penghargaan BAZNAS Award 2025 sebagai UPZ Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Terbesar Ketiga dalam kategori penghimpunan ZIS terbanyak di Kabupaten Pelalawan.

Pada kesempatan tersebut Aliadi selaku Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Pelalawan yang juga menjabat sebagai Ketua UPZ Kemenag Pelalawan, hadir mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan untuk menerima langsung penghargaan dari BAZNAS Kabupaten Pelalawan.

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian kegiatan   Koordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS Kabupaten Pelalawan Tahun 2025, yang diselenggarakan pada Kamis, 25 September 2025, bertempat di Lantai 3 Aula Auditorium Kantor Bupati Pelalawan. Rakorda ini menjadi momen strategis untuk memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam pengelolaan zakat yang inklusif dan berkeadilan.

Rakorda tahun ini mengangkat tema “Sinergi Pengelolaan Zakat Inklusif untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan di Kabupaten Pelalawan.” Tema ini menjadi refleksi penting atas peran zakat sebagai instrumen keuangan sosial Islam yang strategis dalam mengurangi ketimpangan sosial dan memperkuat jaring pengaman ekonomi umat.

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Pelalawan, Zukri dan turut dihadiri oleh Forkopimda, pimpinan BAZNAS Kabupaten Pelalawan, para kepala OPD, camat, serta para pengurus UPZ dari berbagai instansi dan kecamatan. Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antar lembaga, khususnya antara BAZNAS dan UPZ yang tersebar di seluruh OPD maupun sektor swasta.

“Zakat bukan hanya ibadah personal, tapi juga bagian dari solusi kolektif kita dalam membangun Pelalawan yang sejahtera. Oleh karena itu, pengelolaan zakat harus terus ditingkatkan melalui tata kelola yang profesional dan sinergis,” ujar Zukri

Selain agenda rapat koordinasi dan pemberian penghargaan, Rakorda BAZNAS Kabupaten Pelalawan Tahun 2025 juga dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan sosial yang berdampak langsung kepada masyarakat. Di antaranya adalah penyerahan kaki palsu, pemberian bantuan alat tangkap ikan, penyerahan zakat konsumtif.

Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa BAZNAS tidak hanya berperan sebagai lembaga penghimpun zakat, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Pencapaian UPZ Kemenag Pelalawan sebagai salah satu penghimpun ZIS terbesar di antara OPD se-Kabupaten Pelalawan merupakan bukti komitmen seluruh jajaran Kementerian Agama dalam mendukung program zakat sebagai salah satu pilar pembangunan umat. UPZ Kemenag berhasil menempati posisi ketiga, setelah UPZ Dinas Pendidikan dan UPZ Dinas Kesehatan.

Kemenag Pelalawan berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh ASN di lingkungan Kemenag untuk terus berpartisipasi aktif dalam penguatan zakat melalui saluran yang resmi dan terpercaya. Ke depan, sinergi antara Kemenag, BAZNAS, dan seluruh elemen masyarakat akan terus ditingkatkan untuk memastikan zakat tidak hanya terkumpul secara optimal, tetapi juga tepat sasaran dalam penggunaannya. Dengan semangat kolaborasi, Kemenag Pelalawan siap mendukung penuh program BAZNAS dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang inklusif, profesional, dan berkeadilan.(dbs)