Kuansing ( inmas ) Ditandai dengan penandatanganan banner bersama, siswa camp MAN 1 Kuantan Singingi generasi ke 13 memulai menerapkan wajib berbahasa Inggris dan bahasa Arab.
Acara penandatanganan ini berlangsung di ruang serba guna MAN 1 Kuantan Singingi, Senin 15 November 2021, yang dihadiri oleh Suhelmon, MA kepala MAN 1 Kuantan Singingi, Seprion, S.Ag, M.Pd koordinator pengembangan bahasa MAN 1 Kuantan Singingi, para pengelola dan guru camp bahasa Inggris dan Arab, guru-guru alumni camp bahasa Inggris, pengurus OSIM, serta peserta camp bahasa Inggris dan bahasa Arab generasi XII.
Dalam sambutan berbahasa Inggris dan Arab, Seprion mengumpamakan bahwa saat ini kita sedang berada di bandara dan segera menaiki dua pesawat yang menuju dua destinasi berbeda. Satu mengarah ke USA, dan satu lagi mengarah ke Saudi. Saat acara penandatangan ini selesai, berarti kita tidak berada di Indonesia lagi, sehingga tidak ada lagi di antara peserta camp yang berbicara bahasa Indonesia. Ini akan berlangsung hingga akhir program nantinya. Pilihannya ada dua, berbicara bahasa Inggris/ Arab atau diam mendengarkan orang berbicara.Â
komitmen untuk berbahasa Inggris dan Arab ini adalah satu tahapan penting dalam proses pembelajaran camp di MAN 1 Kuantan Singingi. Pada bulan pertama, penerapan bahasa Inggris dan Arab adalah 25%, bulan kedua 50%, bulan ketiga 75%, dan pasca ujian tengah program diberlakukan 100%. Sebelumnya siswa camp Inggris MAN 1 Kuantan Singingi telah mengikuti ujian bersama native speaker dari USA dalam bentuk presentasi materi berbahasa Inggris oleh peserta camp dan dilanjutkan dengan tanya jawab hingga 10 menit persiswa. Untuk bahasa Arab, pengelola camp mendatangkan ustadzah RIsa Malahayati, alumni universitas Al- Azhar untuk kegiatan sejenis. Pasca ujian, dilanjutkan dengan seminar bahasa Inggris dan Arab, dan saat ini pengambilan komitmen bersama untuk menjadi bagian yang menghidupkan lingkungan berbahasa Inggris dan Arab di MAN 1 Kuantan Singingi.
Dalam sambutannya Suhelmon berharap budaya berbahasa Inggris dan Arab ini tetap bisa dipertahankan dan selalu berkembang, bahkan di kalangan guru yang sudah memiliki kemampuan berbicara dua bahasa internasional ini. sebagai follow up, beliau merencanakan pengadaan kegiatan belajar bahasa Inggris dalam bentuk in house training bagi semua guru non bahasa Inggris di MAN 1 Kuantan Singingi. Kegiatan training ini akan dibimbing langsung oleh guru-guru camp di madrasah tersebut.Â
Adapun selama ini madrasah yang sudah bergabung belajar di prigram camp Bahasa Inggris MAN 1 adalah :Â
1. MAN Lubuk Pakam
2. MAN Dumai
3 MAN Lipat Kain
4. MAN Tembilahan
5. MAN sungai Pakning
6. MAN Pangean
7. MA Swasta Inhil
8. MA satu atap Duri
9. MTs PP Bahrul Ulum
10. Beberapa peserta perorangan termasuk dari Malaysia. ( DE )Â