Meranti(Kemenag)– Indonesia adalah negara yang kaya akan keanekaragaman budaya dan suku bangsa. Hal ini tercermin dalam moto negara Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu. Pada moto tersebut terkandung makna tentang keragaman budaya, agama, ras, dan suku bangsa yang harus dijaga dan dirayakan bersama.
MAN 1 Kepulauan Meranti melaksanakan Gelar karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Dan Rahmatan Lil Alamin (P5RA) untuk siswa kelas X yang kemudian dibagi menjadi beberapa kategori kelompok, yaitu musik, tari, drama dan kompang.
Masing-masing kategori memiliki tema khusus yang terkait dengan keanekaragaman Indonesia. Peserta diminta untuk menciptakan karya seni yang merepresentasikan tema yang telah ditentukan.
Tampak masing masing kelompok menampilkan penampilan yang memukau di hadapan Wakil Kepala dan Fasilitator serta seluruh siswa kelas X MAN 1 Kepulauan Meranti.
Koordinator Fasilitator P5RA Madrasah Sri Ulvah mengatakan melalui Gelar Karya P5RA Tema Bhinneka Tunggal Ika, siswa-siswa dapat menunjukkan kreativitas mereka dalam merayakan keanekaragaman Indonesia melalui seni.Â
"Selain itu, dengan kegiatan ini diharapkan siswa juga dapat belajar menghargai keanekaragaman budaya dan mempererat persatuan dan kesatuan di Indonesia. Acara tersebut juga dapat memotivasi para siswa untuk lebih mengembangkan bakat dan minat mereka di bidang seni," jelas Sri Ulvah.
Sementara itu koordinator P5RA juga menyampaikan dalam upaya menjaga dan merayakan keanekaragaman Indonesia, Gelar Karya P5RA Tema Bhinneka Tunggal Ika merupakan langkah positif dan penting untuk dilaksanakan.
"Karya-karya seni yang dihasilkan oleh para siswa diharapkan dapat memberikan pesan dan inspirasi bagi masyarakat tentang pentingnya memelihara keanekaragaman budaya dan menjaga persatuan dan kesatuan di Indonesia", ungkapnya.
Lebih lanjut, Sri Ulvah juga mengajak bersama-sama merayakan keanekaragaman Indonesia dan menghargai keanekaragaman suku, budaya, bahasa yang ada melalui seni salah satunya. (Ian)