0 menit baca 0 %

Siswa MAN 1 Inhu Harumkan Daerah di Festival Gambus Tingkat Provinsi Riau

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Seni Islami kembali mendapat panggung di Provinsi Riau melalui Festival Gambus Bintang Vocalis Tahun 2025 yang digelar di Pekanbaru, Kamis (21/8/2025). Dari sekian banyak peserta, nama Habib Al Zikri dan Nazhua Zamilatun Nisa, dua siswa berbakat dari MAN 1 Indragiri Hulu, tu...

Indragiri Hulu (Kemenag) – Seni Islami kembali mendapat panggung di Provinsi Riau melalui Festival Gambus Bintang Vocalis Tahun 2025 yang digelar di Pekanbaru, Kamis (21/8/2025). Dari sekian banyak peserta, nama Habib Al Zikri dan Nazhua Zamilatun Nisa, dua siswa berbakat dari MAN 1 Indragiri Hulu, turut mengukir kebanggaan dengan mewakili Kementerian Agama Kabupaten Inhu.

Kehadiran keduanya tidak sendirian. Mereka didampingi langsung oleh Kasi Bimas Islam Kemenag Inhu, Drs. Muhammad Ihsan, yang memberikan semangat sejak persiapan hingga saat tampil. Ihsan menyebut bahwa partisipasi siswa MAN 1 Inhu dalam ajang provinsi ini merupakan bukti nyata pembinaan seni Islami di madrasah semakin berkembang.
“Kami bangga melihat anak-anak kita tampil percaya diri di tingkat provinsi. Festival ini bukan semata kompetisi, tetapi ruang belajar dan berproses agar mereka mencintai seni Islami serta mampu menjaga tradisi yang sarat nilai dakwah,” ujarnya.

Festival Gambus Bintang Vocalis Tingkat Provinsi Riau tahun ini diikuti oleh utusan dari berbagai kabupaten/kota. Para peserta menampilkan kebolehan dalam bernyanyi gambus dengan membawakan lagu-lagu bernuansa Islami. Suasana acara semakin semarak dengan antusiasme penonton yang ikut mengapresiasi penampilan generasi muda.

Bagi Habib dan Nazhua, tampil di tingkat provinsi merupakan pengalaman berharga. Selain menambah jam terbang, ajang ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan bakat seni di madrasah. Dukungan dari guru, teman, dan keluarga pun menjadi dorongan tersendiri bagi keduanya.

Partisipasi ini sekaligus memperlihatkan bahwa madrasah tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga berperan aktif dalam melestarikan seni budaya Islami. Harapannya, semakin banyak siswa madrasah yang berani menunjukkan potensi mereka di panggung yang lebih luas, baik di bidang seni maupun prestasi lainnya.

(Reski)