Kampar ( Kemenag ) ---Semangat kepedulian dan pengabdian sosial terus tumbuh di kalangan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Kampar Plus Keterampilan. Hal itu terlihat dari aksi nyata para siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler Fardhu Kifayah, yang turut serta dalam pelayanan jenazah warga di Padang Merbau, Selasa pagi (29/7/2025).
Bertempat di rumah duka almarhumah Ibu Samidar, para siswa secara langsung terlibat dalam proses pemulasaraan jenazah, mulai dari memandikan, mengkafani, hingga menshalatkan dan mengantar ke tempat pemakaman. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB dan dipandu langsung oleh pembina ekskul, Nur’aini, S.H.I., M.A.
“Ini bukan hanya praktik keterampilan, tapi juga latihan kepekaan sosial. Mereka belajar menghadirkan empati, hadir dalam duka masyarakat, dan mengamalkan ilmu yang sangat dibutuhkan di tengah kehidupan bermasyarakat,” ujar Ibu Nur’aini.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin yang dirancang MAN 4 Kampar untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tapi juga peduli dan siap berkontribusi. Hal ini mendapat dukungan penuh dari Kepala MAN 4 Kampar, Arjuniwati, S.Pd., M.Pd., yang menekankan pentingnya pendidikan berbasis nilai.
“Kami ingin menanamkan karakter mulia dalam diri siswa. Ekskul Fardhu Kifayah menjadi sarana penting untuk membentuk pribadi yang siap hadir membantu masyarakat dalam kondisi apa pun,” terang Arjuniwati.
Respon positif juga datang dari pihak keluarga almarhumah dan masyarakat sekitar yang merasa terbantu dan terharu atas kehadiran para siswa madrasah dalam prosesi layanan jenazah tersebut.
Dengan konsistensi dalam menghidupkan kegiatan semacam ini, MAN 4 Kampar Plus Keterampilan menunjukkan kesungguhan dalam membangun madrasah yang memadukan kecerdasan intelektual dengan kedalaman spiritual dan tanggung jawab sosial—menjadikannya benar-benar sebagai madrasah rasa pesantren di tengah masyarakat ( kj/Fatmi )