0 menit baca 0 %

Siswa MIS Al-Ikhlas Peranap Raih Prestasi di MTQ ke-53, Bukti Pembinaan Madrasah Kemenag Inhu Berbuah Hasil

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Dua siswa Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Ikhlas Peranap berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur an (MTQ) ke-53 tingkat Kecamatan Peranap yang digelar pada Awal Bulan Oktober ini. Mhd Alvian Rahman, siswa kelas 3, meraih Juara 1 caban...

Indragiri Hulu (Kemenag) – Dua siswa Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Ikhlas Peranap berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-53 tingkat Kecamatan Peranap yang digelar pada Awal Bulan Oktober ini. Mhd Alvian Rahman, siswa kelas 3, meraih Juara 1 cabang Tartil Qur’an Putra, sementara Arsy Annisa Maryam, siswi kelas 4, berhasil meraih Juara 3 cabang Tartil Qur’an Putri.

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga besar madrasah, tetapi juga menjadi bukti nyata hasil pembinaan berkelanjutan yang dilakukan Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu terhadap lembaga pendidikan Islam di daerah. Melalui pembinaan rutin, pendampingan guru, dan kegiatan ekstrakurikuler keagamaan, madrasah diharapkan mampu mencetak generasi Qur’ani yang berprestasi dan berakhlak mulia.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu, Darwison, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian para siswa MIS Al-Ikhlas tersebut. “Prestasi ini menunjukkan bahwa madrasah tidak hanya tempat belajar ilmu agama, tetapi juga wadah pembinaan karakter dan potensi anak-anak kita. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi madrasah lain di Kabupaten Indragiri Hulu,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Hendriadi, menambahkan bahwa Kemenag Inhu akan terus mendorong kegiatan pembinaan di madrasah agar lebih kompetitif dalam ajang-ajang keagamaan. “Kami sangat mengapresiasi semangat para guru dan pembimbing di MIS Al-Ikhlas. Ke depan, kami ingin setiap madrasah memiliki program unggulan dalam pengembangan tilawah, tahfiz, dan seni baca Al-Qur’an,” katanya.

Kegiatan MTQ ini menjadi ajang penting bagi para siswa madrasah untuk mengasah kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an dengan baik. Selain memperkuat nilai-nilai spiritual, kegiatan seperti ini juga berperan dalam membangun kepercayaan diri dan motivasi belajar anak sejak usia dini.

Dengan prestasi yang diraih oleh Mhd Alvian Rahman dan Arsy Annisa Maryam, madrasah diharapkan terus melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual, sehingga mampu menjadi agen perubahan positif di tengah masyarakat.

(Reski)