0 menit baca 0 %

Siswa MTs Nurul Jadid Pedekik Beradu Layang-Layang Sempena Hari Jadi Bengkalis

Ringkasan: Bengkalis (Kemenag) - Salah satu siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Jadid Pedekik, Muhammad Fauzan yang akrab disapa Fauzan siswa kelas IX A menunjukkan kebolehannya beradu lomba layang-layang "Kuwau" tingkat SMP/Sederajat dan SMA/sederajat.  Rangkaian kegiatan lomba permainan anak negeri merupa...

Bengkalis (Kemenag) - Salah satu siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Nurul Jadid Pedekik, Muhammad Fauzan yang akrab disapa Fauzan siswa kelas IX A menunjukkan kebolehannya beradu lomba layang-layang "Kuwau" tingkat SMP/Sederajat dan SMA/sederajat.  Rangkaian kegiatan lomba permainan anak negeri merupakan bagian dari perayaan hari jadi ke-513 Kabupaten Bengkalis yang berlangsung di lapangan pasir andam dewi Bengkalis, Sabtu pagi (26/07/2025).

Guru PJOK, Nur Muhammad telah mendaftarkan siswanya secara langsung pada jadwal yang ditentukan panitia lengkap dengan membawa surat rekomendasi kepala madrasah. Persiapan sudah dilakukan secara matang untuk mengikuti lomba layang-layang tersebut sesuai dengan syarat peserta lomba, aturan pertandingan, DIS, dan penilaian yang ada pada juknis pertandingan.

Kepala MTs Nurul Jadid, Sairozi sangat antusias mengikutsertakan siswanya untuk mewakili kegiatan lomba permainan anak negeri tersebut, dimana hal ini dapat mempertahankan khazanah dan budaya bermain layang-layang sebagai permainan tradisional yang saat ini sudah jarang dimainkan anak-anak, remaja, dan pemuda.

"Harapannya ananda Fauzan bisa tampil baik dan lancar seperti pada saat latihan dan semoga bisa mendapat yang terbaik, dan ini merupakan motivasi untuk siswa-siswa yang lain untuk terus tampil sesuai skil, bakat, dan kemampuannya masing-masing," harapnya.

"Apresiasi kepada panitia pelaksana perayaan hari jadi ke-513 Bengkalis tahun  2025 karena telah memberikan kesempatan kepada anak negeri untuk mengembangkan minat dan bakat dalam bermain layang-layang, ini merupakan ajang yang luar biasa bagus, dengan begitu  kita dapat memperkenalkan, melestarikan serta mempertahankan permainan tradisional atau permainan anak negeri," tutup Sairozi.

Seluruh warga madrasah turut bangga atas keikutsertaan pada ajang lomba permainan anak negeri tersebut dan mendo'akan atas kelancaran lombanya. Dengan turut serta dalam lomba tingka kabupaten tersebut, nama MTs Nurul Jadid Pedekik tetap dikenal dimanapun.