0 menit baca 0 %

SISWA PROGRAM KELAS INTERNASIONAL MAN 2 LULUS DI DUA PERGURUAN TINGGI DI JEPANG

Ringkasan: (Pekanbaru, Humas MAN 2). Sayyed Muhammad Ridzwan, Siswa kelas XII Program Kelas Internasional MAN 2 Kota Pekanbaru, diterima di dua perguruan tinggi di Jepang, yaitu: Tokyo Innternational University (TIU) dan Ritsumeikan Asia Pacific University (APU).

(Pekanbaru, Humas MAN 2). Sayyed Muhammad Ridzwan, Siswa kelas XII Program Kelas Internasional MAN 2 Kota Pekanbaru, diterima di dua perguruan tinggi di Jepang, yaitu: Tokyo Innternational University (TIU) dan Ritsumeikan Asia Pacific University (APU). Jurusan yang diambil adalah Hubungan Internasional.

Siswa kelas XII Program Kelas Internasional yang dikenal dengan panggilan Awan ini mulai tertarik untuk kuliah di luar negeri setelah mengikuti kegiatan Studi Komparatif Pendidikan ke Luar Negeri pada periode tahun lalu. Kegiatan ini merupakan program rutin madrasah untuk Program Kelas Internasional. Kunjungan ke Nanyang Technological University (NTU) di Singapura dan International Islamic University Malaysia (IIUM) di Malaysia pada tahun 2022 memberikan kesan tersendiri hingga memotivasi Awan untuk melanjutkan pendidikan disana.

Selanjutnya Awan fokus mencari informasi tentang prosedur melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Hal yang menggembirakan adalah MAN 2 Pekanbaru juga memfasilitasi sosialisasi informasi melanjutkan perguruan tinggi baik ke luar negeri maupun di dalam negeri. Beberapa momen dilakukan dengan mendatangkan lembaga dan narasumber terkait program melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Selain itu koordinasi yang masih terjalin erat dengan para alumni MAN 2 yang berkuliah di luar negeri juga menjadi sumber informasi yang akurat. Awan juga melakukan beberapa persiapan lainnya terutama dalam hal meningkatkan capaian pada TOEFL, IELTS, dan SAT sebagai prasyarat utama, serta melengkapi semua berkas administrasi yang diperlukan dengan baik. “Aljhamdulillah saya merasakan dukungan yang besar dari madrasah saat saya membutuhkan berkas-berkas yang harus disesuaikan dengan permintaan universitas, rekomendasi dari guru, dll. Juga dukungan lainnya melalui program pelatihan TOEFL, sosialisasi informasi dengan mendatangkan lembaga yang kompeten”, Awan menjelaskan.

Hal penting yang tidak dilewatkan dalam proses pemilihan perguruan tinggi oleh Awan adalah informasi tentang tersedianya beasiswa pada universitas yang dituju. Awan menerima program Beasiswa Parsial 50% untuk program di TIU, dan program Beasiswa Parsial 80% di APY.

Saat ini Awan masih menunggu pengumuman kelulusan dari perguruan tinggi lainnya yang sudah melalui tahap submit pada November yang lalu. Beberapa perguruan tinggi pilihannya yang saat ini dalam tahap menunggu pengumuman  kelulusan adalah NTU, NUS, dan SMU di Singapura, University of Toronto di Kanada, Monash University dan University of Sidney di Australia. Jurusan yang diambil adalah bisnis dan hubungan internasional.

Selamat Awan, semoga sukses dan dapat menentukan pilihan yang tepat. (eF)