Bantan (Kemenag) - Kegiatan pembinaan mualaf yang digelar di Desa Jangkang kembali diisi dengan tausiah penuh makna Kamis, (4/9/2025). Kali ini, Siti Hidayah tampil sebagai penceramah utama pada acara yang berlangsung pukul 14.30 WIB di aula DMDI.
Dalam tausiahnya, Siti Hidayah menekankan pentingnya iman dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi para mualaf yang sedang menapaki perjalanan baru dalam beragama. Ia mengingatkan bahwa iman seseorang tidaklah selalu tetap, melainkan bisa naik turun seiring perjalanan hidup.
“Kadang iman kita berada pada puncak ketika hati sedang dekat dengan Allah, namun bisa menurun ketika lalai atau tergoda oleh dunia. Karena itu, iman perlu dijaga dengan ibadah yang istiqamah, membaca Al-Qur’an, berdoa, dan selalu bergaul dengan orang-orang saleh,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menguraikan tentang pentingnya berakhlak baik kepada sesama. Akhlak mulia, menurutnya, adalah cerminan dari iman yang kuat. “Akhlak yang baik bisa diwujudkan dengan bertutur kata sopan, saling menghormati, menolong orang lain, dan menjauhi sifat sombong maupun dengki. Dengan akhlak inilah seorang muslim akan mulia di mata Allah dan dicintai masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari para mualaf yang hadir. Mereka merasa terbimbing dan termotivasi untuk terus memperkuat iman serta memperbaiki akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, pihak KUA Kecamatan Bantan menyampaikan harapan agar para mualaf terus istiqamah dalam keislaman dan menjadikan pembinaan ini sebagai bekal dalam menjalani kehidupan. “KUA senantiasa siap membimbing para mualaf agar semakin mantap dalam memahami ajaran Islam, serta menjadi muslim yang beriman kuat dan berakhlak mulia,” demikian pesan dari pihak KUA.
Salah seorang mualaf yang mengikuti pembinaan, mengungkapkan rasa syukurnya atas kegiatan ini. “Alhamdulillah, tausiah yang kami dengar hari ini sangat menyentuh hati. Kami semakin yakin untuk memperkuat iman dan berusaha berakhlak lebih baik. Terima kasih kepada KUA Bantan yang terus membimbing kami,” ucapnya dengan penuh haru.