Mandau (Kemenag) โ Senyum haru dan bahagia terpancar
di wajah Ketua Majelis Taklim Al Wustha, Siskaria Dharma, saat menerima
langsung Surat Keputusan (SK) dan nomor statistik dari Penyuluh Agama Islam
Kecamatan Mandau, Zul Afriandi, Ahad (10/8/2025). Momen
ini bukan sekadar penyerahan dokumen, melainkan tonggak sejarah bagi majelis
taklim yang selama ini aktif menghidupkan kegiatan keagamaan di lingkungan
mereka.
Di hadapan para anggota, Zul Afriandi menyampaikan
pesan yang penuh makna. โSK ini adalah simbol pengakuan dan amanah. Harapan
kami, dengan legalitas ini, Majelis Taklim Al Wustha semakin bersemangat
melaksanakan kegiatan dakwah dan sosial yang memberi manfaat nyata bagi
masyarakat,โ ujarnya dengan nada optimis.
Baginya, majelis taklim bukan hanya tempat belajar agama,
tetapi juga pusat persaudaraan, penguat moral, dan motor penggerak kebaikan di
tengah masyarakat.
Siskaria Dharma tak bisa menyembunyikan rasa
syukurnya. Ia percaya, SK ini akan menjadi pemicu semangat baru bagi para
anggota. โKami ingin semakin aktif, bukan hanya dalam kajian agama, tapi juga
kegiatan sosial yang bisa membantu sesama. Inilah bentuk nyata dari ajaran
Islam yang rahmatan lil โalamin,โ tuturnya.
Dengan legalitas yang kini dimiliki, Majelis Taklim Al
Wustha siap melangkah lebih jauh. Mereka bertekad menjadikan majelis ini
sebagai rumah bagi ilmu, tempat tumbuhnya solidaritas, dan sumber inspirasi
bagi masyarakat sekitar. Dari sebuah dokumen resmi, lahirlah semangat baru
untuk terus menebar manfaat bagi umat.