Pekanbaru (Kemenag) - SKA Sport Show Fight 2025 kembali digelar untuk musim ke-2, kompetisi bela diri bergengsi ini mempertemukan para atlet muda dari berbagai komunitas dalam pertarungan Boxing dan striking di pusat keramaian Mall SKA Pekanbaru, even ini telah berlangsung selama dua hari dari tanggal 9 sampai 10 Agustus 2025.
Kick Boxing
sendiri merupakan olah raga bela diri yang menggabungkan Teknik tinju (
pukulan) dan tendangan dalam berbagai macam variasi. Even ini menjadi distinasi
kunjungan bagi ribuan masyarakat Riau dan manca negara yang datang silih
berganti.
Berdasarkan
informasi yang diterima Humas, (08/12/2025) di antara peserta cabang Muaythai merupakan
siswa MAN 1 PK Bengkalis yang turun di kelas 48 kg putri berhasil merebut
medali emas. Natasyah Ramadhani, siswa kelas XII 2 berhasil mengalahkan
petarung dari komunitas Kota Duri.
Ketua
Kickboxing, Aghimau Tesado Tuah Camp kabupaten Bengkalis, Wiwin Suryana
memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Natasyah Ramadani atas
prestasi yang diraih. Ia menjelaskan bahwa SKA Sport Show Fight Tahun 2025
Season 2 diikuti 118 peserta yang dibagi menjadi 24 pertandingan boxing. Pertandingan
yang berlangsung selama dua hari ini berjalan dengan penuh sportivitas.
“Ajang
ini sebagai upaya menambah jam terbang dan pengalaman bertarung para atlet.
Soal skill dan kemampuan mereka tak perlu diragukan lagi. Dengan hal itu
diharapkan agar atlet dapat mengharumkan nama kabupaten Bengkalis di setiap
even yang diikuti” ujarnya
Dalam
kesempatan lain, kepala MAN 1 PK Bengkalis, H. Ridwan Ahmad, S.Ag, M.Pd.I,
mengatakan kepada Tim Humas bahwa prestasi Natasyah Ramadhani benar-benar
sangat membanggakan MAN 1 PK Bengkalis.
“Selama
ini masyarakat selalu mengidentikkan Madrasah Aliyah sebagai lembaga yang hanya
berkiprah di bidang keagamaan saja. Keberhasilan Natasyah menolak anggapan itu.
Ternyata, siswi madrasah juga mampu berprestasi dalam bidang apapun tak
terkecuali olahraga Muaythai” ucapnya.
MAN
1 PK Bengkalis selalu mendukung siswa/siswinya untuk menekuni bidang apapun.
Mereka diberikan kebebasan untuk menggeluti bidang yang cocok dengan potensi
masing-masing.
“Asal
yang mereka lalukan merupakan hal yang positif, maka saya selalu kepala MAN 1
PK Bengkalis akan terus mendukung dan memberikan motivasi” pungkasnya (Ical)