Bangkinang Kota ( Kemenag )---SMA IT Pondok Pesantren Al-Utsaimin kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat dan siap menghadapi tantangan zaman. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan Simulasi ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer) yang digelar pada pekan ini di ruang laboratorium komputer SMA IT Al-Utsaimin.
Simulasi ini diikuti oleh seluruh peserta didik kelas XI dengan antusias dan semangat tinggi. Di bawah bimbingan para guru dan tim teknis, para santri tampak serius, fokus, dan disiplin dalam mengerjakan soal-soal berbasis komputer. Pelaksanaan simulasi berlangsung tertib, lancar, dan tanpa kendala berarti.
Menurut pihak sekolah, kegiatan ini bukan hanya bertujuan untuk mengenalkan teknis pelaksanaan asesmen nasional, tetapi juga menjadi sarana pembiasaan agar santri mampu menghadapi ujian dengan tenang, jujur, dan bertanggung jawab. “Simulasi ini penting agar para santri terbiasa dengan sistem komputerisasi dan tidak merasa canggung saat hari pelaksanaan ANBK yang sesungguhnya,” ungkap salah seorang guru pendamping.
Simulasi ANBK juga menjadi bagian dari proses evaluasi kesiapan infrastruktur sekolah, mulai dari perangkat komputer, jaringan internet, hingga sumber daya manusia dalam mendampingi siswa selama pelaksanaan ANBK berlangsung.
Kepala SMA IT Al-Utsaimin, Viki Wahyudi. M.Pd dalam keterangannya, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan ini. “Alhamdulillah, simulasi berjalan lancar. Ini adalah langkah awal yang sangat baik dalam mendidik santri kita menjadi pribadi yang siap secara mental dan akademik. Semoga ke depan, mereka dapat mengikuti asesmen nasional dengan hasil yang terbaik,” ujarnya.
Semoga Allah ? senantiasa memudahkan setiap proses belajar dan ujian yang akan dihadapi para santri, serta menjadikan mereka generasi Qur’ani yang cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia. ( Fatmi/Hms PP Al Utsaimin)