0 menit baca 0 %

Smart Binwin, Terobosan Digital KUA Singingi Hilir untuk Layanan Catin Masa Kini

Ringkasan: Kamenag (Kuansing) Singingi Hilir, 5 Agustus 2025 Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi layanan publik berbasis digital. Kali ini, KUA Singingi Hilir meluncurkan program inovatif bertajuk Smart Bin...

Kamenag (Kuansing) Singingi Hilir, 5 Agustus 2025 Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi layanan publik berbasis digital. Kali ini, KUA Singingi Hilir meluncurkan program inovatif bertajuk “Smart Binwin KUA Singingi Hilir”, sebagai bentuk digitalisasi layanan Bimbingan Perkawinan (Binwin) yang kini bisa diakses secara daring dari mana saja, oleh pasangan calon pengantin.

Program Smart Binwin telah dilengkapi dengan materi, soal, kuis, dan kunci jawaban, serta dirancang secara sistematis agar dapat memudahkan pasangan calon pengantin mengikuti bimbingan tanpa harus datang langsung ke kantor KUA. Cukup menggunakan smartphone Android dan paket data internet, peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian binwin sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Langkah ini sejalan dengan kebijakan Revitalisasi KUA yang dicanangkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, serta sebagai respon atas tantangan era digital yang menuntut layanan publik yang lebih fleksibel, cepat, dan efisien.

Penghulu Muda Inovatif Jadi Penggagas

Program Smart Binwin digagas oleh Nasrul Latif, SH, Penghulu KUA Singingi Hilir, yang juga dikenal sebagai sosok muda inovatif dan visioner. Peluncuran resmi program ini dikonfirmasi oleh Nasrul melalui grup WhatsApp resmi KUA pada Selasa malam, 5 Agustus 2025, pukul 20.00 WIB, setelah sebelumnya dilakukan pembahasan dan persetujuan internal bersama Kepala KUA Singingi Hilir, Zulfikar Ali, S.Ag, dalam rapat terbatas pada Senin, 4 Agustus 2025.

“Smart Binwin bukan sekadar digitalisasi teknis, tetapi langkah besar untuk memperluas akses edukasi pranikah yang inklusif, efisien, dan kontekstual dengan generasi masa kini,” jelas Nasrul dalam keterangannya.

Perdana Digelar via Zoom, Diikuti Enam Pasangan Catin.

Pelaksanaan perdana program Smart Binwin akan digelar pada Rabu, 6 Agustus 2025, secara virtual melalui platform Zoom Meeting. Dalam pelaksanaan perdananya, program ini akan diikuti oleh 6 pasangan calon pengantin dari wilayah Singingi Hilir.

Acara akan diisi oleh tiga pemateri utama dengan materi yang beragam dan relevan:

1. H. Isnaini, S.Ag (Penyuluh Agama Fungsional)

Materi: “Bimbingan Keluarga Sakinah”

2. Nasrul Latif, SH (Penghulu KUA Singingi Hilir / Penggagas Smart Binwin)

Materi: “Manajemen Keuangan Keluarga”

3. H. Yasri, S.Ag (Kepala KUA Kecamatan Pangean)

Materi: “Bimbingan dan Pembekalan Perkawinan”

Dukungan Penuh Kepala KUA dan Mahasiswa Magang

Kepala KUA Singingi Hilir, Zulfikar Ali, S.Ag, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif Smart Binwin. Ia mendorong seluruh elemen KUA, termasuk mahasiswa magang dari UIN Suska Riau, untuk terlibat aktif dalam menyukseskan kegiatan ini.

“Saya meminta seluruh unsur di KUA Singingi Hilir, mulai dari ASN hingga mahasiswa magang, untuk memastikan kesiapan teknis dan administrasi guna menjamin kelancaran pelaksanaan perdana Smart Binwin ini,” tegasnya.

Target dan Harapan Program Melalui peluncuran Smart Binwin, KUA Singingi Hilir menargetkan sejumlah capaian penting, antara lain:

Meningkatkan jangkauan dan efektivitas layanan bimbingan perkawinan, terutama bagi pasangan yang terkendala waktu dan lokasi.

Mendorong literasi digital di kalangan calon pengantin, agar mereka tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki bekal agama, sosial, dan emosional yang matang.

Mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah melalui pendekatan edukatif yang aktual dan partisipatif.

Menuju Model Layanan Digital KUA Tingkat Nasional Program Smart Binwin diharapkan tidak berhenti pada tingkat lokal. Ke depan, KUA Singingi Hilir menargetkan Smart Binwin sebagai model nasional bagi layanan digitalisasi bimbingan perkawinan di seluruh Indonesia.

Inovasi ini menjadi bukti bahwa KUA dapat menjadi lembaga yang adaptif terhadap kemajuan zaman, tanpa kehilangan esensi pelayanan keagamaan yang akrab dan membumi.

Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan pelayanan prima, KUA Singingi Hilir terus bergerak maju menghadirkan layanan terbaik untuk masyarakat dan menyiapkan generasi keluarga yang tangguh dan berkualitas dalam menghadapi dinamika zaman. (MB)