Kampar ( Kemenag )---Dalam upaya menumbuhkan semangat membaca dan meningkatkan pemahaman hukum di kalangan generasi muda, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MBKM Universitas Riau (UNRI) Desa Pulau Gadang berkolaborasi dengan Pengurus Perpustakaan Khamsiah Desa Pulau Gadang menggelar kegiatan bertajuk “Sosialisasi Pentingnya Literasi dan Kesadaran Hukum untuk Generasi Muda” di MTs Syekh Jaafar Pulau Gadang, Jumat, 10/10/2025
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala MTs Syekh Jaafar Pulau Gadang, Ramijas, S.Pd.I, dan turut dihadiri oleh Kepala Perpustakaan MTs Syekh Jaafar, Yopita Putri, S.Pd.I, beserta guru dan siswa-siswi madrasah.
Dalam sambutannya, Ramijas menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada tim KKN UNRI dan Pengurus Perpustakaan Khamsiah yang telah berinisiatif membawa kegiatan edukatif ini ke lingkungan madrasah.
 “Kami berterima kasih atas perhatian dan dedikasi para narasumber. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dalam menumbuhkan minat baca dan kesadaran hukum di kalangan siswa. Semoga menjadi motivasi bagi mereka untuk terus belajar dan berbuat baik,” ujar Ramijas.
Tiga narasumber dari Perpustakaan Khamsiah, yakni Ikhlal Zikri, S.E. (Ketua Pengurus), Rossyana Sri Wulandari, S.Pd., dan Selpi Bunga, S.E., turut hadir memberikan pemaparan inspiratif. Ketiganya merupakan alumni MTs Syekh Jaafar Pulau Gadang, yang kini aktif mengembangkan kegiatan literasi di tingkat desa.
Dalam materinya, Ikhlal Zikri mengungkapkan pentingnya menumbuhkan kembali minat baca di tengah arus digital yang semakin kuat.
“Saat ini minat baca di kalangan muda mulai menurun karena lebih banyak waktu dihabiskan untuk bermain gawai dan game online. Kami ingin mengajak adik-adik untuk kembali mencintai buku dan berkunjung ke perpustakaan desa,” ungkap Ikhlal.
Perpustakaan Khamsiah sendiri merupakan salah satu ikon kebanggaan Desa Pulau Gadang, berdiri sejak tahun 2023 melalui SK Bupati Kampar dan dinaungi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar. Dalam waktu singkat, perpustakaan ini telah meraih prestasi gemilang, di antaranya Juara III Perpustakaan Terbaik Kabupaten Kampar Tahun 2025 serta menjadi peserta Peer Learning Meeting tingkat Nasional di Bali tahun 2024.
Sementara itu, mahasiswa KKN MBKM Fakultas Hukum UNRI turut memberikan materi bertema “Kesadaran Hukum bagi Generasi Muda” yang dipimpin oleh Ketua Tim, Nurul Mawaddah, bersama sembilan anggota: Nafisa Khansa Luthfiyah, Siska Alya Adha, Hawa Gebriella, Dewi Anggraini, Wahyu Agung Prasetyo, Fadhia Alya Putri, Naufal Mulia MuharramZafran Nopala Armindra,bTalitha Salwa Adriya
Dalam sesi penyampaian materi, Naufal Mulia Muharram menegaskan bahwa kesadaran hukum perlu ditanamkan sejak dini agar generasi muda tidak terjerumus dalam perilaku negatif.
“Kesadaran hukum harus dimulai dari diri sendiri. Banyak kasus kenakalan remaja, pergaulan bebas, dan penyalahgunaan narkotika yang berawal dari lemahnya kontrol diri serta pengaruh lingkungan yang salah. Dengan memahami hukum, kita bisa lebih bijak dalam bertindak dan menghargai aturan,” jelas Naufal.
Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme. Siswa-siswi aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait literasi maupun persoalan hukum yang sering ditemui di lingkungan remaja
Melalui kolaborasi antara KKN UNRI dan Perpustakaan Khamsiah, diharapkan akan lahir generasi muda Pulau Gadang yang melek literasi, taat hukum, dan berkarakter kuat — menjadi pelajar madrasah yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bijak dalam bersikap dan bertindak di tengah tantangan zaman.
Fatmi/humas MTs Syekh Jaafar