Bengkalis (Kemenag) - Diwakili Waka Humas M. Rizal, MAN 1 PK Bengkalis mengikuti kegiatan sosialisasi pembelajaran bahasa Jepang yang digelar oleh bidang Penmad Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau bekerjasama dengan Japan Foundation hari ini Jum'at, (11/10/2024) di Aula Lt II Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau.
Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh para Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum dan Guru Madrasah Aliyah Negeri se-Provinsi Riau.
Ketua Tim Kelembagaan & Sistem Informasi Manajemen bidang Pendidikan Madrasah Hera Firmansyah Zulhij dalam sambutannya mewakili Kakanwil Kemenag Provinsi Riau mengapresiasi atas berlangsungnya kegiatan tersebut. Menurut beliau “Kegiatan sosialisasi dan kerjasama dengan Japan Foundation dalam hal pembelajaran bahasa Jepang di Madrasah Aliyah akan mampu menjadi salah satu jembatan bagi madrasah, dalam hal ini madrasah Aliyah untuk mewujudkan motto madrasah maju bermutu dan mendunia. Salah satunya dengan penerapan bahasa Jepang dilingkungan madrasah. “
Beliau juga mengatakan bahwa tujuan dari sosialisasi pembelajaran bahasa Jepang bagi pimpinan serta guru Madrasah Aliyah tersebut adalah mengenalkan bahasa serta budaya Jepang dilingkungan madrasah se Provinsi Riau.
“Japan foundation sebagai penyelenggara akan memberikan informasi terkait bantuan–bantuan yang mereka bisa tawarkan untuk madrasah di Sumatera Utara melalui program yang ada dalam memperkenalkan bahasa dan budaya Jepang. Kesempatan baik tersebut dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh para pimpinan maupun guru Madrasah”. Lanjut Hera Firmansyah Zulhij.
Wakil kepala bidang Humas MAN 1 PK Bengkalis, M. Rizal pula mengungkapkan kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu upaya agar MAN 1 PK Bengkalis semakin dikenal masyarakat dan siap mendunia dengan terlaksananya program pembelajaran ini.
“Peluang yang sangat baik bagi MAN 1 PK Bengkalis untuk memperkaya program pembelajaran di madrasah, kita akan berusaha menjadikan pembelajaran bahasa Jepang sebagai salah satu pembelajaran bahasa Asing, Selain Bahasa Inggris dan Bahasa Arab, sehingga siswa-siswa kami bisa mendapatkan akses dan pengalaman belajar yang lebih luas, khususnya dalam bahasa dan budaya Jepang.” Katanya
Kegiatan yang berlangsung
setengah hari tersebut ditutup dengan sesi foto bersama dan jamuan makan.
(Ical)