Dumai (Kemenag) – Kantor Kementerian
Agama (Kemenag) Kota Dumai berkerjasama dengan CV. Mutiara Tech Bukit Tinggi mengelar
kegiatan Sosialisasi Perangkat Pembelajaran, yaitu bagaimana membuat konsep
memudahkan pembuatan perangkat pembelajaran kurikulum cinta dengan mudah. Kamis
(31/07/2025) pagi.
Kegiatan sosialisasi ini
dilaksanakan di ruang Aula PLHUT Kantor Kementerian Agama Kota Dumai, dibuka
oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai dalam hal ini diwakili Kepala
Seksi (Kasi) Pendidikan Islam (Pendis) Januarizal. Beliau menyampaikan “ucapan
terimakasih atas kerjasama kepada CV. Mutiara Tech Bukit Tinggi yang sudah
menyediakan dan memberikan pelayanan yang terbaik dalam kegiatan ini. Tujuan
CV. Mutiara Tech Bukit Tinggi ini memberikan pemahaman baik secara teori maupun
praktik memulai langkah-langkah dalam pembuatan dan penerapkan kurikulum cinta
kepada para Kepala RA, MI, MTs dan MA se-Kota Dumai. Sehingga nantinya siap
mengimplementasikan di madrasah,” jelas Kasi Pendis.
Kegiatan sosialisasi ini langsung
diisi oleh Yandi didampingi Metha dari CV. Mutiara Tech Bukit Tinggi.
Sebelumnya beliau myampaikan “Mutiara Tech adalah suatu perusahaan berskala
nasional yang bergerak di bidang pengembangan teknologi digital dan pelatihan
sekaligus sebagai mitra kerja pemerintahan maupun swasta di dalam penyedia
layanan sistem informasi berbasisi online. Mendukung peningkatan mutu dan akses
pelayanan pendidikan di berbagai daerah di seluruh Indonesia. Kami memiliki
team profesional, dapat menciptakan, merancang bagaimana tugas seharian seorang
guru menjadi lebih mudah, cepat dan akurat dengan pemanfaatan tehnologi
digital. Kami juga memiliki team yang mampu melatih guru-guru dalam menggunakan
program yang sudah dirancang sesuai aturan pemerintah. Dengan management team
yang baik dan karyawan berpendidikan tinggi kami siap menjadi mitra madrasah dan
Kementerian Agama,” jelas Yandi.
“Selaku narasumber saya
mengharapkan bapak/Ibu dapat menyerap ilmu tentang pembuatan modul digital
kurikulum cinta ini sehingga benar-benar matang dalam menerapkannya. Baik dalam
menyusun administrasinya, proses dan evaluasi,” tambah Yandi.
Kami sudah atur dengan rapih
dengan baik sesuai dengan jalurnya tinggal lagi penerapannya dan khusus guru
yang mengajar di kelas sesuai dengan jenjangnya. Dan kami memastikan tidak ada
kendala dalam menerapkan kurikulum di Madrasah karena telah diatur dengan baik.
Jika seandainya ada kendala kami siap untuk melayani segala kendala yang terjadi
nantinya, tutupnya. (Arief)