Ada empat Strategi satgas Penangan covid 19 yang dilakukan oleh Bidang Perubahan prilaku : Pertama, yakni sosialisasi atau menyebarluaskan pengetahuan mengenai Covid-19 ke masyarakat. Sebab, hal terpenting adalah masyarakat harus mengetahui terlebih dahulu apa itu virus corona. Jadi, pelaksanaan dalam bentuk sosialisasi baru sekedar memberikan pengetahuan," ungkap Zulia Dharma.Kedua, bagaimana mendorong agar masyarakat setuju dan sepemahaman atas informasi tersebut.Ketiga, Satgas bekerjasama dengan unsur lain melakukan rekayasa sosial. Rekayasa sosial tersebut dimaksudkan supaya masyarakat terdorong taat menerapkan protokol kesehatan di manapun. Bentuk rekayasa sosial, misalnya mendirikan tempat-tempat cuci tangan, menerapkan pemeriksaan suhu sebelum seseorang memasuki sebuah bangunan, termasuk mengerahkan aparat di publik area agar masyarakat terdorong menerapkan protokol kesehatan. Keempat, yakni menerapkan sanksi tegas terhadap mereka yang melanggar protokol kesehatan dan memberikan penghargaan kepada mereka yang menerapkannya dengan baik. Satgas berharap strategi ini mampu mengubah perilaku masyarakat secara cepat.
Satuan Tugas penanganan covid 19 menargetkan bisa mengubah perilaku masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Pihaknya menargetkan perubahan perilaku yang dimulai dari lingkungan keluarga.Jika itu sudah berhasil, harapannya perubahan perilaku akan meluas hingga ke komunitas dan wilayah."Kalau seluruh keluarga Kampar bisa  jalankan protokol kesehatan, Insya Allah kita bisa selesaikan masalah ini," ucap Zulia
selama ini pemerintah terus menggencarkan kampanye 3M untuk untuk mencegah penularan virus corona yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, dari tiga hal tersebut , ternyata aturan menjaga jarak adalah hal yang paling sulit untuk dilakukan. Ungkapnya .
Setelah acara sosialisasi dilanjutkan dengan meninjau lokasi  Taman Rekreasi Tepian Mahligai di Kec. XIII Koto Kampar turut hadir Setda Kampar Drs. H. Yusri, M. Si (Ags/Usm/Ftm)