0 menit baca 0 %

Sosialisasi SE Menag No. 20 Tahun 2021 Dilingkup RA Dan Madrasah Kota Dumai

Ringkasan: Dumai (Inmas) - Dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang saat ini mengalami peningkatan dengan munculnya varian baru yang lebih berbahaya dan menular serta memberikan kepada kenyamanan masyarakat dalam melaksanakan peribadatan keagamaan.Kepal...

Dumai (Inmas) - Dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang saat ini mengalami peningkatan dengan munculnya varian baru yang lebih berbahaya dan menular serta memberikan kepada kenyamanan masyarakat dalam melaksanakan peribadatan keagamaan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai dalam hal ini diwakili Kepala Sub Bagian Tata Usaha Drs. H. Ade A. Yani dan Kepala Seksi Pendidikan Islam Drs. Sarifuddin menyelenggarakan Sosialisasi SE Menag No. 20 Tahun 2021 kepada segenap ASN dilingkungan Kemenag Kota Dumai secara tatap muka pada hari Kamis, 05 Agustus 2021, pukul 14.00 WIB.

Sosialisasi SE Menag No. 20 Tahun 2021 diikuti sejumlah 40 orang partisipan terdri dari Kepala Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) serta Madrasah Aliyah (MA) dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Dumai.

Dalam kesempatan ini, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Dumai Drs. H. Ade A. Yani dalam paparan Sosialisasi SE Menag No. 20 Tahun 2021 menjelaskan tentang Penerapan Protokol Kesehatan 5 M Dan Pembatasan Kegiatan Peribadatan/Keagamaan Di Tempat Ibadah Pada Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level-3 Dan Level-4 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa Dan Bali Serta Pada Masa Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro.

H. Ade A. Yani meminta kepada seluruh Kepala RA dan Madrasah se-Kota Dumai untuk segera melanjutkan Sosialisasi SE Menag No. 20 Tahun 2021 tersebut dilingkungan masing-masing dengan dan tetap menerapkan protokol kesehatan 5 M ( memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, membatasi mobilitas dan interaksi, serta menjauhi kerumunan), pesannya.

Lebih lanjut H. Ade A. Yani mengingatkan, โ€œsetelah melakukan sosialisasi di tempat masing-masing hendaknya segera melaporkan pelaksanaan sosialisasi dimaksud kepada pimpinan satker secara berjenjang atau melalui Aplikasi Laporan Sosialisasi Prokes Menghadapi Pandemi, dan tetap mengutamakan protokol kesehatan 5M dalam melakukan kegiatan,โ€ ujarnya.

Di akhir acara dilakukan doa bersama untuk kesehatan dan keselamatan umat manusia, doa langsung dipimpin salah satu perserta kegiatan utusan madrasah. (Arief)