Inmas (Pekanbaru) Senin (15/8), Kasi Penmad Kemenag Kota Pekanbaru dan Proktor Mandrasah perjenjang MI, MTs, dan MA se Kota Pekanbaru mengikuti sosialisasi ujicoba ANBK. Kegiatan ini sesuai dengan undangan dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Propinsi Riau, Nomor: B-475 /Kw.04.2/1/PP.00.11/08/2021, tanggal 13 Agustus 2021 terkait ujicoba pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) pada seluruh Jenjang madrasah di Provinsi Riau. Sosialiasi ini dilaksanakan secara virtual melalui zoom meeting yang diikuti oleh seluruh Kasi Penmad Kabupaten/Kota dan Proktor ANBK tingkat MI, MTs dan MA Se Kabupaten/Kota pada hari Senin, 16 Agustus 2021, pukul 09.00 sampai dengan selesai.
Dalam kegiatan uji coba ini diikuti lebih kurang 140 peserta yang dipandu langsung oleh Bapak Syamsudin, S.Kom selaku HD Propinsi. Simulasi ANBK ini dilaksanakan oleh Pusmenjar (Pusat Asesmen dan Pembelajaran) dalam dua Gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan tanggal 23-26 Agustus 2021. Gelombang kedua dilaksanakan tanggal 30 Agustus - 02 September 2021.
ANBK ini diikuti siswa kelas V untuk tingkat MI, kelas VIII untuk Tingkat MTs dan kelas XI di tingkat MA. Asesmen Nasional merupakan program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran.
Rialis menyatakan bahwa Asesmen Nasional ini bertujuan untuk memantau perkembangan mutu kompetensi, karakter siswa dan kesenjangan di dalam sistem pendidikan, misalnya kesenjangan antara satuan pendidikan negeri dan swasta, kesenjangan antar daerah, dll. Dengan assesmen ini akan dapat informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar. “Nanti kita akan dapatkan data konkret dan akurat bagaimana kualitas madrasah yang ada di bawah binaan kita (red: kemenag), apakah sudah bagus, kurang bagus atau tidak bagus, dan dapat kita buat program kedepannya bagaimana agar kualitas pendidikan madrasah semakin baik dan tetap menjadi kepercayaan orang tua untuk menyekolahkan anaknya ke madrasah”, jelas Rialis.
Dalam pelaksanaan simulasi ini, madrasah dapat memilih tanggal pelaksanaan simulasi sesuai waktu yang sudah ditetapkan, baik di gelombang 1 maupun gelombang 2. Diharapkan pada pelaksanaan simulasi ANBK yang akan dimulai tanggal 23 Agustus ini bisa berjalan dengan lancar yang dapat memberikan gambaran bagaimana pelaksaanaan ANBK nantinya. (hmpenmad/Rizq)