0 menit baca 0 %

Spiritualitas Pegawai Ditingkatkan Lewat Pembinaan Rohani

Ringkasan: Kemenag (Kuansing)Singingi Hilir, Kamis, 14 Agustus 2025 Dalam rangka memperkuat keimanan dan ketakwaan serta membentuk karakter aparatur yang berakhlakul karimah, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir menggelar kegiatan Pembinaan Mental dan Rohani bagi seluruh pegawai, bertempat di rua...

Kemenag (Kuansing)Singingi Hilir, Kamis, 14 Agustus 2025 — Dalam rangka memperkuat keimanan dan ketakwaan serta membentuk karakter aparatur yang berakhlakul karimah, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir menggelar kegiatan Pembinaan Mental dan Rohani bagi seluruh pegawai, bertempat di ruangan utama KUA Singingi Hilir, dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Acara ini diikuti oleh seluruh staf dan pegawai KUA dengan penuh kekhusyukan dan khidmat, sebagai bentuk upaya memperkuat nilai-nilai spiritual dan etika kerja dalam pelayanan masyarakat.

Susunan petugas dalam kegiatan pembinaan rohani ini adalah sebagai berikut:

MC: Ustadz Nasrul Latif, SH, yang memandu acara dengan penuh semangat dan kekhidmatan.

Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an: Disampaikan oleh Riyal Sasri, S.Pd.I, dengan lantunan merdu yang membuka hati para peserta untuk merenung.

Penceramah: Disampaikan oleh H. Isnaini, S.Ag, Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Singingi Hilir, yang mengangkat tema "Islam, Iman, dan Ihsan".

Doa Penutup: Dipimpin oleh Ustadz Kholbi Hidayat, S.Ag, MH, memohon kepada Allah agar seluruh pegawai diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah.

Dalam ceramahnya, H. Isnaini menguraikan makna mendalam dari tiga pilar utama dalam ajaran Islam, yaitu:

1. Islam: Sebagai pondasi amal lahiriah, mencakup syariat dan tata cara ibadah.

2. Iman: Sebagai penguatan keyakinan dalam hati yang menuntun tindakan yang lurus.

3. Ihsan: Sebagai puncak spiritualitas, di mana seseorang beribadah seakan-akan melihat Allah, atau sadar bahwa Allah selalu melihat.

Beliau juga menegaskan bahwa seorang pegawai, terutama yang mengabdi di KUA, harus menjadikan nilai-nilai Islam, iman, dan ihsan sebagai pedoman dalam menjalankan tugas, melayani masyarakat, serta menjadi contoh teladan di tengah lingkungan sosial.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dirancang sebagai bentuk pembinaan internal dan pembaruan semangat kerja rohaniyah, sehingga pegawai tidak hanya cakap secara administratif, tetapi juga kuat dalam spiritualitas dan akhlak.

Harapan ke Depannya:

1. Kegiatan pembinaan rohani ini dapat terus dilaksanakan secara rutin, baik mingguan maupun bulanan, sebagai sarana menjaga kesadaran ruhani para pegawai dalam menjalankan tugas negara sebagai bentuk ibadah.

2. Seluruh pegawai KUA Singingi Hilir mampu menjadi teladan dalam keimanan, kejujuran, dan pelayanan publik, serta menjunjung tinggi etika kerja Islami.

3. Nilai-nilai Islam, Iman, dan Ihsan dapat terinternalisasi dalam sikap dan perilaku sehari-hari, tidak hanya dalam konteks pekerjaan tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat.

4. KUA sebagai institusi keagamaan menjadi rumah pembinaan spiritual yang hidup, bukan hanya bagi pegawainya tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat.

Dengan pembinaan yang menyentuh aspek ruhani, KUA Singingi Hilir berharap mampu mencetak pegawai yang profesional, religius, dan melayani dengan hati, sejalan dengan visi Kementerian Agama untuk membangun masyarakat beragama yang damai dan berkarakter.(MB)