Kampar ( Humas ) --Innalillahi wa inna ilaihi rojiunn. Sri Yanti istri mantan Ka. Kankemenag Kampar Drs. H. Alfian M.Ag meninggal dunia, Sabtu, 23/3/2024 pagi sekitar pukul 6.15 WIB di rumahnya di Batubelah Kecamatan Kampar.
Kepergian Ibu Sri Yanti ini disampaikan oleh bapak Alfian dimana beliau sakit sudah hampir 4 tahun dan usaha sudah dilakukan untuk kesembuhannya namun belum berhasil. Kami sangat kehilangan sekali dimana tadi malam setelah pulang dari Dumai sampai di Batubelah jam 9 itulah yang saya lakukan setiap minggu karena saya bertugas di Dumai .
Malam kejadian itu kami makan sahur bersama dan setelah itu saya beri obat dan setelah itu saya wudhukan dia dan shalat Shubuh, Dan Setelah itu dia tidur . Pukul 6.15 dia bangun dan saya tanya apakah mau mandi dia bilang iya maka saya mengambil kursi Roda dan matanya terbuka menahan sakit. Proses lebih kurang 1 sampai 1,5 menit dan saya tidak melihat kesulitan dia meninggal mudah-mudahan Husnul Khotimah baik pada akhirnya.
Untuk itu sebagai saksi semasa hidup ini saya ingin bertanya kepada kita semua yang hadir apakah almarhumah ini orang yang baik, baik apakah almarhumah ini orang yang baik, baik apakah almarhumah ini orang yang baik. baik Alhamdulillah semoga Allah SWT mendengar apa menjadi saksi kita pada hari . Mudah-mudahan Almarhumah mendapat tempat yang layak disisnya Amiin Yarabbal Alamin.
Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar H. Fuadi Ahmad, SH, MAB dalam sambutannya Kami keluarga besar Kementerian Agama Kab. Kampar menyampaikan duka cita yang sangat mendalam atas meninggalnya Almarhumah Ibu Sri Yanti . Beliau ini adalah salah seorang dari pimpinan kita di Kementerian Agama Kab. Kampar pada masanya beliau adalah ibu ketua Dharma wanita Kab. Kampar. yang selama ini banyak memberi pembinaan-pembinaan kepada ibu-ibu Dharma Wanita di Kementerian Agama Kab. Kampar oleh karena itu tentunya beliau adalah bagian dari keluarga Besar dari Kementerian Agama Kab. Kampar.
Maka pada hari ini izinkan kami menyampaikan belasungkawa dan duka cita yang mendalam oleh karena itu pada kesempatan ini pula kami menyampaikan kepada keluarga yang ditinggalkan kami berharap diberikan kesabaran dan ketabahan oleh Allah Swt. Dan apa yang kita lakukan setelah ini tentu kepada anak-anak yang ditinggalkan, kepada keluarga yang ditinggalkan mari kita sampaikan doa-doa terbaik untuk beliau apalagi kita sekarang berada di Bulan Suci Ramadhan . Bacaan-bacaan terbaik kita hadiahkan kepada beliau.
Insyaallah sakit yang beliau derita ini merupakan ampunan dari Allah Swt karena beliau begitu sabarnya menjalani kehidupan dimasa sakitnya Insyaallah menjadi penghapus bagi dosa-dosanya . Oleh karena itu pada hari selaku hubungan manusia sesama manusia mari kita saling memaafkan kesalahan-kesalahan beliau selama bergaul .
Terakhir Fuadi menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga yang ditinggalkan kepada bapak H. Alfian yang juga merupakan Kepala Kantor Kementerian Agama sebelum kami. Ada hal-hal yang kurang berkenan kami tentu menyampaikan permohonan maaf karena mungkin tidak sempat bagi kami dan bagi kita semua warga Kementerian Agama baru kita ketahui setelah meninggalnya saja semasa sakit kita tidak sering menjenguk walaupun beberapa kali kita menjenguk ketika beliau masuk rumah sakit. Namun pada saat terakhir kami tidak bisa melepas kepergiannya. Dan pada hari ini kita sama-sama iringi doa-doa Allah lapangkan kuburnya Allah ampunkan dosanya dan Allah tempatkan di tempat terbaik disisinya. Amin-Amin Yarabbal 'Alamin ( Fatmi/Cicy/Ags )