Tembilahan (Kemenag) - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) turut berperan aktif dalam suksesi dunia pendidikan di wilayahnya. Hal ini terlihat dari kehadiran Ahmadi, Staf KUA, yang mewakili Kepala KUA dalam acara Konferensi Cabang (Konfercab) XXIII Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan GAS pada Selasa (14/10/2025), pukul 08.00 pagi hingga selesai.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh
Forkopincam (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan), berbagai Tokoh Agama dan
Tokoh Masyarakat, serta rombongan Wakil Ketua PGRI Kabupaten Indragiri Hilir
(Inhil).
Kehadiran Ahmadi di forum strategis ini bukan hanya sebagai
representasi formal lembaga, tetapi juga sebagai simbol sinergi antara KUA dan
PGRI dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter. Yang istimewa,
Ahmadi yang merupakan Staf KUA dan juga Penyuluh Agama Islam, didaulat sebagai pemandu
doa penutup acara.
"Merupakan sebuah kehormatan bagi KUA, khususnya bagi
saya pribadi, dapat hadir dan memimpin doa di hadapan para pejuang pendidikan
ini," ujar Ahmadi usai acara.
Ia menekankan bahwa peran Penyuluh Agama dan KUA sangat erat
kaitannya dengan pendidikan moral. "Di sini, para guru merumuskan program
untuk mencerdaskan akal anak bangsa. Dan melalui doa ini, kami berharap agar
segala keputusan yang diambil di Konfercab ini diberkahi Allah SWT, serta para
guru dan pengurus PGRI selalu diberikan kekuatan dalam menjalankan tugas yang
mulia ini," kata Ahmadi.
Ahmadi menambahkan, tugas mendidik tidak bisa dipisahkan
dari nilai-nilai keagamaan. "Penyuluh Agama dan guru adalah dua pilar yang
bersama-sama mendidik jiwa dan raga. Kami dari KUA akan terus mendukung setiap
langkah PGRI dalam memajukan pendidikan yang berakhlak dan berkualitas,"
tutupnya.
Kehadiran Ahmadi sebagai pemandu doa menegaskan bahwa
kolaborasi antara pemerintah, organisasi profesi, dan lembaga agama di
Kecamatan GAS berjalan harmonis, demi tercapainya pendidikan yang utuh dan
berkarakter. (Ria)