Pelalawan (Kemenag) - Staf Pendidikan Islam (Pendis) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan, Herliani, mengikuti rapat daring melalui Zoom bersama Kementerian Agama Republik Indonesia, Selasa (29/10/2024). Rapat ini berfokus pada pembahasan implementasi sistem Simpatika yang akan diintegrasikan ke dalam platform EMIS (Education Management Information System), guna mempermudah sinkronisasi data pendidikan agama di seluruh Indonesia.
Selain Herliani, rapat ini diikuti oleh seluruh operator pendidikan di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan. Mereka mengikuti pertemuan daring ini dari ruang kerja masing-masing, dengan tujuan memperoleh pemahaman lebih dalam mengenai integrasi data yang akan mendukung pengelolaan informasi pendidikan secara terpadu.
Selama rapat, dibahas langkah-langkah teknis yang harus dilakukan para operator dalam mengintegrasikan data Simpatika ke EMIS. Penjelasan rinci disampaikan untuk memastikan seluruh operator memahami tahapan yang harus diikuti, mulai dari verifikasi data hingga pembaruan informasi pendidikan.
Herliani menyampaikan bahwa integrasi ini diharapkan akan meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan data pendidikan agama, sehingga lebih akurat dan mudah diakses. Menurutnya, sinergi antara Simpatika dan EMIS akan memberikan manfaat bagi madrasah dan sekolah keagamaan dalam mendukung administrasi pendidikan.
Melalui rapat daring ini, Kementerian Agama Republik Indonesia berharap seluruh operator dapat menjalankan sistem baru ini dengan baik, sehingga data pendidikan agama dapat diakses secara cepat dan tepat waktu oleh berbagai pihak yang membutuhkan. (*)