0 menit baca 0 %

Substansi Kampar Negeri Santri dengan Majelis Zikir Kampar Dihati, Ahmad Fadhli Hadiri Pembentukan Pengurus

Ringkasan: Kampar (Kemenag) - Mewujudkan Kabupaten yang damai dan tentram memiliki berbagai cara. Kabupaten Kampar yang telah dikenl sebagai Serambi Mekkah dan Negeri Santri, ingin terus menunjukkan substansi positifnya dalam bidang keagamaaan. Agama sangatlah cocok sebagai penguat untuk perwujudan tujuan ters...

Kampar (Kemenag) - Mewujudkan Kabupaten yang damai dan tentram memiliki berbagai cara. Kabupaten Kampar yang telah dikenl sebagai Serambi Mekkah dan Negeri Santri, ingin terus menunjukkan substansi positifnya dalam bidang keagamaaan. Agama sangatlah cocok sebagai penguat untuk perwujudan tujuan tersebut.

Majelis Zikir Kampar Dihati, adalah salah satu tekad yang diinisiasi Pemda Kampar. Dalam hal pembentukan pengurus awal, Kasubbag TU H. Ahmad Fadhli, SH, MM wakili Kakan Kemenag Kampar untuk menghadiri rapat tersebut dan didampingi oleh Penyuluh Agama Islam Bustami.

Rapat dilaksanakan di Rumah Dinas Wakil Bupati Kampar pada Selasa (29/07/2025). Wakil Bupati Kampar Dr.Hj.Misharti, S.Ag, M.Si, pimpin langsung pembahasan program ini.

"Majelis Zikir Kampar Dihati, bertujuan untuk melakukan zikir bersama-sama untuk meningkatkan kesadaran spiritual, memperkuat iman, dan mencari kedamaian batin. Kita ingin masyarakat di Kampar yang mayoritas Muslim ini memperbanyak aktivitas-aktivitas tersebut," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Ahmad Fadhli juga menuturkan pendapat yang sama. Fadhli berpendapat dengan telah dideklarasikannya Kabupaten Kampar sebagai Negeri Santri, haruslah ada substansi kegiatan yang menunjukkan marwah tersebut.

"Kami dari Kementerian Agama Kabupaten Kampar sangat mendukung program yang penuh asas spiritualitas ini. Mudah-mudahan pun kedamaian dan ketentraman juga turun di bumi serambi mekkah ini," tambah Fadhli.

Dalam majelis zikir ini nantinya akan dilaksanakan beberapa kegiatan. Diantaranya mengucapkan kalimat-kalimat zikir seperti "Subhanallah" dan "La ilaha illallah". Lalu dilanjutkan dengan membaca Al-Qur'an, berdoa bersama-sama memohon petunjuk, ampunan, dan keberkahan dari Allah SWT.

(Cicy)Â