Kampar (Kemenag) – Menanamkan
akhlakul karimah kepada generasi penerus bangsa merupakan pondasi utama untuk
kemaslahatan masyarakat yang baik, dan menjadi tanggung jawab bersama.
Pemerintahan Indonesia dalam cakupan Kementerian Agama khususnya, menaungi hal
tersebut pada berbagai cabang. Salah satunya ialah dengan menumbuhkan dan
membiasakan anak-anak untuk bangun subuh, melakukan ibadah sholat bagi muslim,
dan mengajak mereka memulai mengolah pikiran di pagi hari.
Seksi Bimas Islam Kemenag Kampar
telah mengeluarkan surat Himbauan untuk pelaksanaan didikan subuh ke
masjid-masjid yang ada di Kabupaten Kampar. Melalui perpanjangan tangan dari
Seksi ini, sangat diharapkan substansi kegiatan tersebut akan turut mendorong
program Kabupaten Kampar sebagai Negeri Santri.
“Alhamdulillah, bersama-sama dengan
Seksi PD Pontren yang membina MDTA-MDTA, Seksi Bimas Islam juga telah menyurati
masjid-masjid agar kembali menghidupkan didikan subuh di masjid mereka. Kami
berharap untuk mulai hari ini dan seterusnya kita melaksanakan program ini
dimulai dari rumah masing-masing. Kita bangunkan anak-anak kita subuh hari, dan
mudah-mudahan akan memberikan dampak positif untuk kekuatan akhlak dan
pertumbuhan taraf berpikir generasi kita,” ujar Zulfaimar.
Selanjutnya Zulfaimar juga
mengatakan bahwa akan ada pula program Agen Moderasi Beragama di setiap
Kelurahan atau Desa yang ada di Kabupaten Kampar. Dengan cara pertama-tama akan
dilakukan pembinaan dan sosialisasi terlebih dahulu oleh Kemenag Kampar.
“Sehingga visi dan misi Kantor
Kemenag Kampar ini satu per satu terwujud dan akan menjadi satu kekuatan untuk
menuju Kabupaten yang ikonik pada bidang Keagamaan,” tutupnya.
(Cicy/Fatmi/Zaipul)